Torabika Soccer Championship 2016

Tak Mampu Bayar Gaji, Klub Ini Serahkan Diri ke GTS

Selasa, 27 September 2016 20:38 WIB
Editor: Arief Rahman Hakim
 Copyright:

Direktur Utama PT GTS selaku operator TSC, Joko Driyono, mengapresiasi laporan Perserang pada pihaknya saat menunggak gaji pemain, pelatih, dan ofisialnya sendiri. Menurut Joko, hal tesebut lebih terpuji ketimbang bersembunyi saat tak mampu memenuhi kewajibannya.

"Saya apresiasi soal Perserang yang mengadukan langsung kasus pemain yang tidak digaji. Meskipun akhirnya mereka mendapat sanksi pengurangan satu poin," ujar Joko Driyono di Hotel Grand Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta.


Joko Driyono mengapresiasi kejujuran Perserang.

Menurut mantan Sekjen PSSI itu, PT GTS langsung dapat mencarikan jalan keluar bagi Perserang yang melapor jika mereka tak mampu memenuhi kewajibannya. Meskipun sanksi pengurangan poin tetap mereka terima.

"Saya harap teman-teman mencontoh seperti itu jangan setelah ada pengabaian tapi tidak ada laporan, Saya pastikan tunggakan gaji mereka dibayarkan dari subsidi. Tunggakan gaji para pemain akan dibayar dari subsidi yang didapat tim usai lolos ke babak 16 besar," tambah Joko.

Perserang sendiri berhasil lolos ke babak 16 besar TSC B. Klub asal Kota Serang, Banten, tersebut berhak mendapatkan subsidi sebesar Rp700 juta dari PT GTS

276