PS TNI harus mengganti arsitek tim mereka, Suharto AD, akibat dinilai tidak memenuhi syarat lisensi pelatih yang dibuat oleh PT Gelora Trisula Semesta (GTS).
Sekedar info, PT GTS, sebagai operator liga, mewajibkan setiap pelatih klub yang berlaga di Torabika Soccer Championship (TSC) untuk memiliki lisensi A AFC. Hal tersebut tertulis dalam regulasi ISC A Pasal 30 poin 1.
Berdasarkan regulasi tersebut, Suharto AD, yang hanya memiliki lisensi B AFC, dianggap tidak memenuhi syarat untuk melatih klub peserta TSC.

Suharto harus lengser dari jabatannya karena tidak memenuhi syarat
Untungnya, PS TNI tidak butuh waktu lama untuk menemukan pengganti Suharto. Direktur Utama PT GTS, Joko Driyono, mengungkapkan jika klub yang bermarkas di Stadion Pakansari tersebut telah menerima informasi mengenai penunjukan pelatih baru PS TNI.
"Sebenarnya PS TNI sudah mengajukan nama sejak bulan lalu, tepatnya tanggal 22 Agustus, yaitu bapak Zulkhoiri Lubis," ujar Joko Driyono.
"Saat itu, kami, PT GTS, hanya menganggap ini konsultasi terkait dengan lisensi. Padahal, PS TNI ternyata sudah mengajukan nama dan langsung diterima," tutup Joko.