Sriwijaya Libas Palembang All Star

Rabu, 28 September 2016 20:50 WIB
Kontributor: Muhammad Effendi | Editor: Arief Rahman Hakim
© Muhammad Effendi/INDOSPORT
Sriwijaya FC saat melakoni laga uji coba melawan Palembang All Star. Copyright: © Muhammad Effendi/INDOSPORT
Sriwijaya FC saat melakoni laga uji coba melawan Palembang All Star.

Sriwijaya melakukan laga uji coba melawan tim lokal Palembang All Star di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang.

Pada babak pertama, pelatih kepala Sriwijaya, Widodo Cahyono Putro menurunkan Tri Goentoro, Wildansyah, Mauricio Leal, Ngurah Nanak, Supardi, Hafit Ibrahim, Jufrianto, Hilton Moreira, Musafri, Alberto Goncalves dan Airlangga Sucipto. Mereka merupakan pemain-pemain andalan di tim utama Laskar Wong Kito, untuk mengarungi TSC 2016.

Rotasi baru dilakukan Widodo di babak kedua, ia menarik Beto, Hafit dan Musafri, untuk kemudian memasukkan Hyun Koo, Rizsky Dwi Ramadhana dan Yohanis Nabar.

Pergantian pemain itu pun terus berlangsung, karena pelatih sepertinya memang ingin anak asuhnya siap untuk bertempur melawan Bhayangkara Surabaya United di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, yang berlangsung Minggu (02/10/16).


Widodo Cahyono Putro hanya melihat kinerja skuat Sriwijaya FC saat melibas Palembang All Star.

Dalam laga ini, Sriwijaya berhasil menang dengan skor telak 9-0. Musafri dan Hilton menyumbang satu gol, Beto dan Anis dua gol, dan Airlangga Sucipto mencatatkan hattrick alias tiga gol.

Atas hasil ini, pelatih Widodo mengaku sama sekali tidak terkejut atau pun kagum, karena memang bukan hasil yang menjadi tolok ukur staf kepelatihan Sriwijaya.

“Kita melihat proses gol itu tercipta ataupun permainan secara keseluruhan,” ujar Widodo.

Melihat pertandingan melawan Palembang All Star tadi, Widodo menilai anak asuhnya sudah bermain cukup baik. Pemain sepertinya mulai bisa mengingat kembali bagaimana performa yang ditunjukkan mereka sebelum jeda kompetisi, yang berujung peringkat tiga TSC 2016 di bawah Madura United dan Arema Cronus.


Alberto Goncalves merupakan salah satu pemain utama Sriwijaya yang dimainkan melawan Palembang All Star.

Gol yang tercipta tadi pun, diakui pelatih berusia 45 tahun ini ada yang berawal dari kerjasama tim dan ada juga gol hasil aksi individu.

“Ada gol individu dan gol kerjasama tim, itu sama bagus karena dibutuhkan pada pertandingan sebenarnya nanti,” imbuh Widodo.

Saat melawan Bhayangkara akhir pekan ini, Supardi dan kawan-kawan harus bermain lebih kompak lagi sehingga bisa mencetak gol ataupun memperkuat pertahanan.