WAWANCARA EKSKLUSIF Zein Al Hadad, Pelatih Persija yang Turut Mengalahkan Arsenal
INDOSPORT: Ceritakan sedikit mengenai awal karier anda sebagai seorang pemain?
Zein Al Hadad: Saya memulai karier tahun 1977 sampai 1979 di Mitra muda, waktu itu belum yang Niac Mitra. Niac Mitra sendiri lahir 1979 dengan kompetisi Galatama. Saya ada di klub baru yang namanya Mitra Surabaya waktu itu. Sebelumnya ikut liga amatir dan kemudian ke Liga Galatama tahun 1980 bergabung ke Niac Mitra Galatama sampai tahun 1990, di mana Niac Mitra dibubarkan.
INDOSPORT: Apa saja yang anda alami selama menjadi seorang pemain?
Zein Al Hadad: Dalam arungan sepuluh tahun itu saya mengantarkan Niac Mitra beberapa kali juara. Pertama kali kita runner up terus tahun 1980-82 kita juara. Tahun 1982-83 pemain asing mulai dibuka masuk dimana Fandi Ahmad sama David Lee bergabung ke Niac Mitra dan kita juara lagi.
INDOSPORT: Masuknya pemain asing apakah berpengaruh terhadap kinerja dan permainan anda sendiri?
Zein AL Hadad: Saya rasa tidak terlalu yah, memang tahun berikutnya banyak terjadi perombakan dan pemain banyak yang pindah. Tetapi di 1984 itu saya naik jadi kapten dan banyak pemain muda. Seterusnya di tahun 1987-88, Niac Mitra juara lagi di mana saya menjadi kapten dan top skor.
INDOSPORT: Setelahnya?
Zein Al Hadad: Kemudian di tahun 1988-89 harusnya Niac Mitra juara tetapi karena waktu itu ada kasus jadi istilahnya juara tak bermahkota. Setahun berikutnya di tahun 1990, Niac Mitra akhirnya resmi dibubarkan.