WAWANCARA EKSKLUSIF Zein Al Hadad, Pelatih Persija yang Turut Mengalahkan Arsenal
INDOSPORT: Bagaimana anda bisa bergabung dengan Persija Jakarta?
Zein Al Hadad: Di 2010 saya melatih di PS Angkatan Darat di Piala Panglima, kemudian di 2011 saya ke Manado United, setelahnya di 2014 saya melatih di Timnas U-23 sama coach Aji Santoso untuk SEA Games dan Asian Games, setelahnya saya ke Persija sekarang.
INDOSPORT: Apa alasan Anda memilih bergabung dengan Persija Jakarta?
Zein Al Hadad: Saya bilang gabung Persija ini merupakan takdir. Saya ditelpon pak Ferry Paulus untuk membantu Persija dan saya oke saja. Saya tidak lihat jadwal padatnya, saya tertantang dan memilih masuk ke Persija. Tetapi kami memang kami butuh waktu buat tim jadi bagus.
INDOSPORT: Persija saat ini dalam keadaan yang kurang begitu bagus, berada di papan bawah, lantas apa motivasi anda untuk tetap ingin menanganinya meskipun kabarnya ada tawaran dari klub Divisi Utama?
Zein Al Hadad: Saat saya masuk Persija ada di papan bawah, dan memang berat dan tidak mudah, pokoknya kami semua berusaha keras. Saya anggap ini takdir, dan saya akan membantu coach Jan Saragih semampu saya.
Memang idealnya pelatih sebelum kompetisi harus punya waktu satu dua bulan untuk persiapan tim. Di sana ada tiga fase yakni persiapan umum, persiapan khusus, pra pertandingan, dan baru masuk kompetisi.