Tepat 20 tahun silam, Piala AFF untuk kali pertama digulirkan. Ketika itu, titel pesta sepakbola negara Asia Tenggara ini masih bernama Piala Tiger. Timnas Indonesia sendiri secara rutin mengikuti ajang dua tahunan tersebut.
Skuat Garuda sudah empat kali mencicipi laga final dari tahun 2000, 2002, 2004 dan 2010. Namun tak sekalipun Timnas merengkuh gelar juara. Hal ini membuat salah satu pengamat sepakbola, Sumohadi Marsis angkat bicara.

Sumohadi Marsis (paling kiri, kameja putih) menilai Timnas kurang garang dibandingkan Thailand.
Ia menilai bahwa ada satu hal yang membuat Indonesia harus mengakui keunggulan juara bertahan Piala AFF 2014, Thailand yang sudah empat kali naik ke podium utama.
“Kita kalah confidene dari Thailand, pemain kita selalu mikirnya kalah sebelum bertanding dan sebaliknya Thailand berpikir mereka bisa mengalahkan kita,” ujarnya saat penutupan acara debat Calon Ketua Umum PSSI tersebut.
“Makanya kita belum bisa berprestasi karena merasa seperti itu, saya titip pesan kepoada siapa pun yang akan menjadi Ketua Umum, mohon aspek teknis diperhatikan untuk acuan pembinaan selama empat tahun mendatang,” harap Sumohadi Marsis.

Timnas Indonesia akan kembali berjumpa Thailand di babak grup Piala AFF 2016.
Sementara itu pada Piala AFF kali ini, Indonesia juga bergabung ke Grup A yang disebut-sebut sebagai grup neraka. Indonesia tergabung bersama juara bertahan Thailand, Singapura, dan tuan rumah Filipina. Pertandingan babak penyisihan Grup A akan dilangsungkan di Filipina dan Grup B di Myanmar pada 19 November hingga 17 Desember 2016.