Barito Putera mengawali putaran kedua TSC 2016 dengan posisi yang kurang menguntungkan. Saat ini, tim kebanggaan kota Banjarmasin itu berada satu tingkat di atas posisi juru kunci yang kini ditempati oleh Persela Lamongan.
Memasuki pekan ke-22, Laskar Antasari - julukan Barito Putera - harus berhadapan dengan tim kebanggaan ibukota, Persija Jakarta yang tengah mengalami tren peningkatan dalam performa mereka di putaran kedua.
Kondisi kurang menguntungkan bagi Barito semakin diperburuk dengan absennya dua pemain pilar mereka, yakni Hansamu Yama Pranata dan Rizky Pora, yang harus tampil membela Timnas Indonesia menghadapi laga uji coba melawan Vietnam pada hari yang sama (09/10/16).
Meski demikian, sang juru taktik, Mundari Karya mengaku tetap yakin jika timnya bisa mendulang hasil positif. Apalagi, Barito punya modal berharga yang bisa diandalkan untuk mencapat target tersebut.
"Kami pernah mengalahkan Persija di Banjarmasin, meski sekarang kami sedang terseok-seok. Kami butuh kerja keras dan disiplin serta kepercayaan diri. Kepercayaan diri adalah hal penting untuk laga besok," kata Mundari Karya saat dihubungi INDOSPORT.
Kemenangan atas Persija sangat dibutuhkan bagi Barito. Selain bisa mendongkrak posisidi papan klasemen, tiga poin kemenangan bisa mengakhiri catatan buruk, tak pernah menang dalam lima pertandingan terakhir yang dimiliki Barito.