Juru taktik asal Italia itu mengaku tak sulit untuk melanjutkan warisan yang ditinggalkan oleh Pep Guardiola di Bayern Munchen.
Ia menilai, jika banyak pemain The Bavarians telah berkembang berkat andil dari Guardiola yang telah hengkang melatih Manchester City, sehingga dirinya pun dengan mudah untuk memasang taktik sesuai dengan pemain yang ia inginkan.
“Sangat mudah, karena tim sudah memiliki banyak pengetahuan sepakbola dan kualitas fanstastis. Saya rasa, mereka membangun kualitas ini berkat Guardiola, saya menemukan tim ini dalam bentuk sangat, sangat bagus, kondisi yang baik, dan pengetahuan yang besar,” imbuhnya kepada Goal.Uk

Pep Guardiola, mantan pelatih Bayern Munchen yang kini menangani Man City.
“Fondasi yang ada benar-benar bagus sehingga saya tidak pernah ingin menggantinya, setiap pelatih memiliki ide sendiri dalam sepakbola, jadi saya mencoba menerapkan ide saya tanpa revolusi. Saya tahu apa yang harus tim saya lakukan dengan sangat baik, karena mereka telah banyak belajar dalam tiga tahun terakhir, saya hanya menambah ide baru agar dapat membuat pemain lebih fokus,” tutupnya.
Ancelotti sendiri sempat menganggur usai dipecat dari Madrid pada tahun 2015 silam, ia sempat ditawarkan untuk menangani klub yang melambungkan namanya, AC Milan. Namun, ia menolak dengan alasan masih ingin istirahat.
Barulah pada musim 2016/17 ini ia sepakat untuk menjadi suksesor Pep Guardiola di Bayern Munchen dengan ikatan kontrak selama tiga tahun.