Kongres PSSI yang akan digelar pada 17 Oktober 2016 mendatang memiliki sebuah agenda besar yakni pemilihan Ketua Umum PSSI.
Namun kabar tak sedap terkait adanya upaya tidak sportif dalam proses pemilihan orang nomor satu di Induk Organisasi Sepakbola Indonesia itu merebak jelang digelarnya kongres.
Hal ini kemudian mendapat perhatian serius dari mantan Ketua Umum Persis Solo, FX. Hadi Rudyatmo. Pria yang juga menjabat sebagai Wali Kota Solo itu mengecam isu tidak sportif tersebut.
"Saya ingatkan kembali kepada voter, jangan mau dibeli suaranya dengan uang. Kalau voter mau dibeli, berarti voter-voter ini tidak peduli dan tidak menginginkan adanya perubahan dan upaya untuk memajukan persepak bolaan tanah air," jelasnya, Senin (10/10/16) siang.
Bahkan, Rudy yang pernah menjadi bagian dari anggota Komite Normalisasi (KN) PSSI beberapa waktu lalu ini, meminta kepada K-85 selaku voters atau pemilik sura tetap berkomitmen dan sejalan dengan keputusan bersama.
"Saya sangat kecam hal itu (pembelian suara dengan uang). Kalau sampai terjadi, jangan harap sepak bola maju," tegasnya.
Sementara Ketua Umum Persis Solo, Paulus Haryoto saat dihubungi secara terpisah oleh INDOSPORT, mengaku tidak mengetahui adanya indikasi jual beli suara dalam Kongres yang akan digelar pada 17 Oktober mendatang tersebut.