Tiga angka seolah menjadi barang berharga bagi Persela. Mereka pun membidik kemenangan meski harus menjalani 'laga usiran' ketika menjamu Bali United di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, besok malam.
Jika dibandingkan dengan Bali United, maka Persela lebih lama tak merasakan tiga angka. Terakhir kali Dendy Sulistyawan dkk merebut kemenangan adalah saat membungkam tuan rumah Mitra Kukar, akhir Agustus lalu. Selebihnya, Persela meraih empat kali hasil imbang dan sekali kekalahan.
Sayang, upaya Laskar Joko Tingkir untuk merebut kemenangan terasa berat. Persela masih memiliki masalah dalam hal penyelesaian akhir. Masalah itu nampak saat menjamu Semen Padang di Stadion Gajayana, Kota Malang, pekan lalu. Persela mampu melepaskan 17 tendangan, tapi hanya enam yang tepat mengarah ke gawang Semen Padang.
"Memang masalah kami ada didepan, penyelesaian akhir yang kurang maksimal. Itu yang menjadi kendala selama ini dan kami genjot terus lewat latihan dengan porsi lebih banyak," jelas pelatih Persela, Aji Santoso, dalam jumpa pers di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.
Mantan pemain Timnas Indonesia era 1990-an itu sadar jika anak asuhnya akan meladeni tim dengan mayoritas pemain muda. Aji lontarkan pujia kepada Bali United sebagai salah satu tim berkualitas di Tanah Air.
"Yang jelas, kami akan melawan dengan permainan yang cantik dan bersih. Kami menginginkan kemenangan di pertandingan besok. Dengan kemenangan bisa mengangkat posisi tim di dasar klasemen," terang Aji.
Tak hanya kesulitan menjebol gawang lawan. Laskar Joko Tingkir juga tak dapat memainkan bek tengah Zainal Haq. Meski demikian, Aji tak terlalu risau kendati kehilangan pemain asli Sidoarjo itu. "Selain Zainal Haq, semua pemain siap untuk tampil," tutupnya.