Torabika Soccer Champions 2016

Jelang Hadapi Arema, Pelatih PSM Teringat Kisah Indah bersama 'Sang Mantan'

Rabu, 12 Oktober 2016 20:05 WIB
Kontributor: Basri | Editor: Tengku Sufiyanto
© Muhammad Nur Basri/INDOSPORT
Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Albert. Copyright: © Muhammad Nur Basri/INDOSPORT
Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Albert.

Pelatih PSM, Robert Rene Alberts, menjadikan laga melawan Arema Cronus sebagai awal tantangan paling berat dalam mengarungi putaran kedua TSC 2016.

Tiga laga berat memang menanti tim bejuluk Juku Eja tersebut usai menghadapi Arema. PSM akan menghadapi Sriwijaya FC, Pusamania Borneo FC (PBFC), dan Persiba Balikpapan.

"Pertandingan ini kami target bisa bawa pulang poin ke Makassar, setelah Arema kami masih dinanti tim berat. Jadi apapun itu kita harus kerja keras rebut poin," Kata Robert Rene kepada INDOSPORT.


Skuat utama PSM Makassar.

Namun bukan hanya target merebut poin, laga nanti juga akan menjadi nostalgia Robert Rene bersama Arema. Maklum saja, pelatih berpaspor Belanda itu pernah sukses mengantarkan Arema Indonesia menjadi juara ISL musim 2009/10.

"Inilah dunia sepakbola, tahun ini bersama tim yang kami bawa prestasi, lalu tahun berikutnya bersama tim lain. Sulit menebak, namun pada intinya kami sebagai juru taktik selalu merindukan fans yang selalu memberi semangat saat bertanding seperti halnya saat saya masih di Arema Indonesia," ungkapnya.

Sebagai informasi tambahan, PSM makassar saat ini sedang berada di posisi ke-9 klasemen sementara TSC 2016 dengan raihan poin 32 dari 22 pertandingan. Sementara, Arema berada di posisi kedua dengan torehan 40 poin dari 22 laga.

145