Kongres Makassar Batal, Kemenpora Bantah Ada Intervensi

Kamis, 13 Oktober 2016 17:51 WIB
Editor:
© Muhammad Ginanjar/INDOSPORT
Deputi IV Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Gatot S Dewa Broto. Copyright: © Muhammad Ginanjar/INDOSPORT
Deputi IV Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Gatot S Dewa Broto.

Jakarta dipilih menjadi lokasi kongres dengan alasan mepetnya waktu pelaksanaan kongres dan akomodasi yang mudah di ibu kota. Keputusan itu sendiri diambil usai pihak PSSI melakukan pertemuan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi.

Dipilihnya Jakarta juga memupus harapan Makassar sebagai tuan rumah kongres PSSI, padahal panitia lokal telah menyatakan kesiapannya menggelar hajatan PSSI tersebut.

Menyikapi hal itu, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pun menyatakan bahwa mereka tidak memiliki maksud tertentu termasuk melakukan intervensi. Keputusan tersebut diambil kedua belah pihak demi kemajuan sepakbola nasional.  

“Kami tidak maksud apapun, Makassar punya sejarah panjang dan kontribusi yang luar biasa untuk sepakbola Indonesia,” ujar Gatot S Dewa Broto selaku juru bicara Kemenpora. 

“Kita harapkan dalam waktu yangg singkat ini ada komunikasi yang enak dengan FIFA dan AFC. Sekali lagi ini bukan bentuk intervensi, tapi merupakan respons permintaan PSSI,” tandas Gatot.

Sebelum diputuskan di Jakarta, lokasi kongres PSSI sempat menjadi teka-teki dan polemik lantaran PSSI menginginkan di Makassar sementara pihak Kemenpora memberikan rekomendasi di Yogyakarta.