Sejak didatangkan dengan harga sebesar sepuluh juta poundsterling, atau setara Rp158 miliar, dari Malaga, hingga kini Santi Cazorla sudah lebih dari empat musim bermain untuk Arsenal.
Kini, saat usianya sudah menginjak 31 tahun, mantan penggawa Villarreal tersebut merupakan salah satu sosok pemain senior The Gunners.
Bermodalkan pengalaman selama lebih dari sepuluh tahun menggeluti dunia sepakbola profesional, Cazorla memiliki beberapa saran untuk para pesepakbola muda Arsenal.

Cazorla dan Mertesacker merupakan sosok senior di Arsenal musim ini
"Seorang pemain muda pasti pernah mengalami masa indah, saat semuanya berjalan dengan brilian dan mimpi yang dimiliki pemain tersebut seakan terwujud," ucap peraih gelar pemain terbaik Spanyol musim 2006/2007 tersebut dikutip dari Daily Star.
"Yang perlu mereka ingat, sebuah hal bisa berubah dengan cepat dan tiba-tiba saja mereka harus menghadapi berbagai kritik dan orang-orang yang tidak menyukai mereka."
Bagi Cazorla, hal terpenting yang harus dipelajari oleh seorang pesepakbola muda adalah bagaimana cara mereka menyikapi kritik yang datang.

Bellerin dan Iwobi merupakan contoh pemain muda di skuat utama Arsenal
"Ini yang biasanya menjadi masalah, karena para pemain muda belum paham bagaimana caranya mengatasi masalah tersebut. Anak-anak muda sangat mudah terpengaruh oleh kritikan," lanjut dua kali juara Euro tersebut.
"Mereka harus belajar menjadi sosok yang lebih kuat dan menghadapi berbagai kritik yang datang, sebab kritik merupakan bagian dari sepakbola."
Akhir pekan (15/10/16) nanti, Arsenal akan menjadi Swansea City. The Gunner diprediksi bakal tampil habis-habisan untuk membalas kekalahan yang mereka alami dari Swansea saat bermain di Emirates musim lalu.