Asisten pelatih PSM Makassar, Imran Amirullah, mengakui jika timnya bertekad merebut poin saat melawan Arema Cronus. Apalagi, tim Juku Eja tengah berada dalam kepercayaan diri tinggi, usai belum pernah meraih kekalahan di 10 pertandingan terakhir.
"Kami dari tim PSM ingin tampil maksimal dan merebut poin dalam laga nanti. Memang dalam pertandingan terakhir sedang dalam tren positif, dan inilah pemicu semangat tim Juku Eja," Kata Imran.
Modal lainnya untuk mengalahkan Arema adalah strategi khusus yang telah disiapkan staf kepelatihan PSM. Strategi khusus itu dilakukan karena materi pemain PSM tertinggal jauh dari Arema yang dihuni pemain bintang.
"Kami tentunya ada strategi khusus dengan melihat skuat Arema diperkuat para pemain bintang. Meski dalam beberapa pertandingan terakhir kurang stabil, tapi kebangkitan mereka perlu diwaspadai," katanya.

Arema Cronus (biru) saat menghadapi Pesegres Gresik United.
Disinggung terkait strategi pada laga nanti, ia mengaku jika tidak ada satupun pemain yang diwaspadai. Semua pemain Arema perlu diwaspadai dalam laga tersebut.
"Semua pemain kami waspadai jika melihat materi pemain Arema. Namun, kami tegaskan skuat Juku Eja siap meladeni permainan tuan rumah," lanjutnya.
Sementara itu, pemain PSM Makassar, Ahmad Hisyam Tolle, mengaku jika pertandingan nanti dirinya beserta rekannya bertekad meraih poin. Hal ini didasari untuk melanjutkan tren positif dalam 10 pertandingan terakhir tidak tekalahkan.
"Sebagai pemain kami bertekad meraih poin dalam laga nanti. Kami tentunya bertekad menjaga tren positif kami di 10 pertandingan terakhir tidak terkalahkan". ungkap mantan pemain Sriwijaya FC itu.
PSM Makassar kini berada di posisi 10 klasemen sementara TSC 2016 dengan torehan 32 poin dari 22 laga. Sedangkan, Arema Cronus berada di posisi ketiga dengan raihan 40 poin dari 22 laga.