Salah satu pendiri VPC, Tedi Ekek menyebut bakal calon Ketua Umum PSSI yang baru nanti diharapkan berasal dari aparat. Alasannya agar induk organisasi sepakbola tanah air ini semakin terstruktur.
Namun demikian, Tedi ogah membeberkan secara gamblang siapa calon yang diusung dari aparat tersebut. Meski ada dua nama calon yang berasal dari aparat yakni Panglima TNI Moeldoko dan Pangkostrad Edy Rahmayadi.
“Kita ingin seperti PSSI dulu yang kebanyakan dari aparat TNI. Seperti yang baru saja meninggal, almarhum Maulwi Saelan (Ketum PSSI periode 1964-1970),” ujar Tedi kepada INDOSPORT saat ditemui di outlet Viking Original Merchandise (VOM) Bandung, Jumat (14/10/16).

Halaman depan kantor PSSI di kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta
Tedi memiliki harapan besar agar PSSI dikomandoi oleh aparat ketimbang harus dikuasai dari pengusaha atau lainnya.
“Bisa saja mereka (pengusaha) ingin jadikan PSSI sebagai lahan bisnis seperti yang sudah-sudah,” tuturnya.
Berbeda halnya seperti yang diungkapkan salah satu pentolan VPC, Yana Umar. Menurutnya, ia tidak peduli siapa yang terpilih untuk menjadi Ketua Umum PSSI Periode 2016-2020.

Pentolan Viking Persib Club (VPC), Yana Umar
“Yang jelas siapa pun yang terpilih diharapkan bisa membawa perubahan yang bagus terutama untuk meningkatkan kualitas tim nasional (timnas),” kata Yana.
Sebab kata Yana Umar, selama ini kualitas dari Timnas Indonesia sendiri sangatlah kurang. Padahal beberapa klub yang berlaga di kasta tertinggi kompetisi Tanah Air saja bisa mengalahkan klub-klub dari negara lain.
“Klub-klub lokal kita saja bisa menang lawan klub seperti Malaysia, Thailand atau lainnya. Tapi di nasionalnya kita sangat kurang. Sebaliknya negara-negara lain lebih bagus. Ini berarti PSSI tidak sehat,” sesalnya.
Untuk itu, Dirigen VPC ini berharap agar Ketum PSSI yang baru nanti bisa memberikan perubahan dan membawa prestasi Timnas Indonesia ke arah yang lebih tinggi.
“Tidak ada jagoan, siapa pun yang penting bisa membawa perubahan,” tandasnya.
KLB PSSI sendiri dijadwalkan akan digelar pada 17 Oktober mendatang. Sebanyak 9 calon Ketua Umum sudah lolos verifikasi.

Sembilan Calon Ketua Umum PSSI Periode 2016-2020
Calon Ketum PSSI tersebut yakni mantan Panglima TNI Moeldoko, Pangkostrad Edy Rahmayadi, mantan pemain Timnas Kurniawan Dwi Yulianto, anggota Exco PSSI, Tonny Apriliani, mantan Ketua Umum PSSI dua periode sebelumnya, Djohar Arifin Husin, pengamat sepakbola, Eddy Rumpoko, mantan pengurus PSSI era Djohar Arifin, Bernhard Limbong, dan CEO PSM Makassar, Erwin Aksa.
Sementara jajaran calon Wakil Ketua Umum yang lolos yakni Joko Driyono, Hinca Pandjaitan, Juni Ardianto Rachman, Hadiyandra, Yesayas Oktavianus, Sihar PH Sitorus, Dodi Alex Noerdin, Hatot H. Sutejo, Llano Mahardika, Iwan Budianto, Subardi, Erwin D. Budiawan, Andi Rukmana Karumpa, Eddy Rumpoko, Tonny Apriliani, Erwin Aksan, dan Kurniawan Dwi Yulianto.