Torabika Soccer Championship 2016

Ini Penyebab Hasil Buruk Persiba Balikpapan di TSC

Rabu, 19 Oktober 2016 21:04 WIB
Kontributor: Teddy Rumengan | Editor:
 Copyright:

Pelatih asal Brasil itu mengatakan, dalam 24 pertandingan yang sudah dimainkan Beruang Madu, gol-gol yang tercipta khususnya melalui bola mati maupun tandukkan, lebih disebabkan karena kesalahan dan kelengahan para pemainya.

“Sejauh ini ketika kita tidak mendapat hasil maksimal itu selalu karena kekurangan dari kita sendiri, kurangnya konsentrasi para pemain. Bola mati, itu konsentrasi, jaga lawan bola atas itu konsentrasi, tidak ada yang lain, semuanya konsentrasi,” kata Jaino

Jaino mengatakan, secara kualitas selama ini Antonio Teles dkk mampu mengimbangi permainan tim-tim di TSC. Sehingga dia membantah, jika disebut anak asuhnya kalah kelas, apalagi jika bermain dengan tim-tim besar.

Mantan arsitek Penang FA itu, juga menjelaskan bahwa Persiba tidak pernah kalah dengan skor yang besar, seperti alami tim-tim yang diperkuat sejumlah pemain bintang.

“Tim besar saja bisa kalah 4-0. Lihat Persib kebobolan kalah 4-0 berapa kali, lawan Sriwijaya FC,  Madura United, saya sebenarnya tidak mau bilang tim lain, itu ilustrasi saja,” imbuhnya.

Kendati begitu dia berharap, dalam 10 laga sisa para pemain tidak lagi melakukan kesalahan-kesalahan akibat kurangnya konsentrasi.

“Mereka sudah sadar kedepan konsentrasi mesti meningkat, kita tidak punya waktu lagi hanya sepuluh pertandingan. Jadi kita harus konsentrasi penuh, konsentrasi dan konsentrasi,” tandasnya.

Hingga kini Persiba masih berada diperingkat 13 klasemen sementara TSC dari 18 tim, dengan torehan 26 poin, hasil dari tujuh kali menang, lima kali seri dan 12 kali kalah.