Tugas Slimani dan Vardy akan ditopang oleh pergerakan dua winger lincah Riyad Mahrez dan Marc Albrighton yang juga memiliki naluri mencetak gol yang cukup baik.
Sementara untuk mengatur ritme permainan, Ranieri memasang duet Andy King dan Danny Drinkwater di lini tengah The Foxes, berharap bisa menjaga keseimbangan saat menyerang dan bertahan.
Sementara di lini belakang, empat bek tangguh Leicester, Danny Simpson, Wes Morgan, Roberth Huth dan Christian FUchs akan menjadi pagar hidup bagi palang pintu terakhir The Foxes, Kasper Schmeichel.
Sedangkan dari kubu tamu, FC Copenhagen berharap berharap bisa membawa pulang poin dengan mengandalakn duet Andreas Cornelius dan Federico Santander sebagai juru dobrak.
Pelatih Copenhagen, Staale Solbakken menerapkan formasi yang sama dengan tuan rumah, yakni 4-4-2.
Berikut susunan pemain kedua tim:
Leicester (4-4-2): Kasper Schmeichel; Danny Simpson, Wes Morgan, Robert Huth, Christian Fuchs; Riyad Mahrez, Andy King, Danny Drinkwater, Marc Albrighton; Islam Slimani, Jamie Vardy.
Pelatih: Claudio Ranieri
Copenhagen (4-4-2): Robin Olsen; Ludwig Augustinsson, Erik Johansson, Mathias Joergensen, Peter Ankersen; Youssef Toutouh, Thomas Delaney, William Kvist, Benjamin Verbic; Andreas Cornelius, Federico Santander.
Pelatih: Staale Solbakken