Gelar TC di Yogyakarta, Timnas Terapkan Uji Kebugaran Fisik Layaknya Man United

Kamis, 20 Oktober 2016 11:10 WIB
Editor: Tengku Sufiyanto
© Beny Raharjo/INDOSPORT
Pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl, saat memberikan instruksi kepada anak asuhannya. Copyright: © Beny Raharjo/INDOSPORT
Pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl, saat memberikan instruksi kepada anak asuhannya.

Beberapa agenda latihan bakal dijalani Timnas Indonesia dalam pemusatan latihan atau training centre (tc) di Stadion Maguwoharjo, Yogyakarta, 20-26 Oktober 2016. Agenda latihan tersebut diharapkan bisa membawa para penggawa Timnas lebih siap dalam menghadapi Piala AFF 2016, 19 November mendatang.

"Ada VO2 Max, evaluasi laga kontra Vietnam, latihan teknik dan strategi, latihan formasi dan sistem permainan, serta latihan fisik. Itu semua agenda pemusatan latihan kali ini," ungkap asisten Timnas, Wolfgang Pikal kepada INDOSPORT.


Skuat Timnas Indonesia kontra Vietnam.

Dalam agenda Timnas tersebut, ada istilah yang sangat asing terdengar di telinga  para pecinta sepakbola Tanah Air. Istilah tersebut adalah VO2 Max.

VO2 Max adalah pengujian kebugaran fisik para pesepakbola melalui kapasitas maksimum tubuh seseorang untuk menyalurkan dan menggunakan oksigen selama olahraga berintensitas tinggi. Penerapan itu sebetulnya sudah lama dilakukan Timnas.

Namun, istilah itu baru berkembang dalam beberapa tahun belakangan ini di dunia sepakbola. Maklum saja, VO2 Max baru dijadikan bahan pemberitaan media-media ternama dunia, usai penerapan kebugaran fisik itu hampir digunakan oleh seluruh klub elite Eropa.


Skuat Manchester United.

Salah satu klub Eropa yang menerapkan VO2 Max adalah Manchester United. Bahkan, The Red Devils menggunakan VO2 Max untuk menguji pemain untuk bermain di posisi yang tepat sesuai kebugaran fisik.

Contohnya, Man United menggunakan VO2 Max untuk menguji Wayne Rooney. Pemain asal Inggris itu ternyata memiliki kebugaran fisik yang bagus ketika bermain sebagai gelandang serang, ketimbang striker.

289