Seperti dilansir The Sun. Al Hasawi memberi komentar yang mengejutkan dalam sebuah channel televisi Kuwait. Dalam komentarnya itu, pengusaha asal Kuwait yakin bahwa seluruh pelatih-pelatih klub Inggris korupsi.
“Masalahnya adalah kami ada di televisi dan semuanya dapat melihat kami, serta dapat menerjemahkan apa yang saya katakan. Para pelatih Inggris hebat, tapi seluruhnya banyak menerima pendapatan di bawah meja (pendapatan dari uang korupsi), mereka semua makelar,” papar Al Hasawi.
Kabar itu sedianya baru muncul baru-baru ini. Namun faktanya video telah dibuat enam bulan sebelum kabar pemecatan Allardyce, yang didepak karena berbicara bagaimana cara untuk mengakali transfer pemain, dengan melibatkan pihak ketiga.

Fawaz Al Hasawi mengejutkan sepakbola Inggris dengan komentarnya di televisi Kuwait.
Komentar dari Al Hasawi itu memang belum teruji kebenarannya. Tak pelak kebenaran komentar itu pun langsung dikomentari oleh mantan bos Al Hasawi, yang namanya tidak ingin disebutkan.
“Saya tidak tahu darimana dia (Al Hasawi) mendapatkan komentar itu. Dia harus lebih terperinci lagi (dalam menjelaskannya) dan berkomentar dengan memberi bukti, ketimbang memberi pernyataan acak,” ucap salah satu mantan bos Al Hasawi.

Sam Allardyce juga tersandung kasus korupsi.
Al Hasawi sendiri di ujung tanduk saat ini, dan berpotensi menjual Forest, setelah mendatangkan dan memecat delapan pelatih selama empat tahun masa kepemimpinannya di City Ground.
Lebih lanjut, The Sun, FA, EFL (English Football League), LMA (League Manager Association), hingga Forest akan mempelajari lebih lanjut mengenai kebenaran komentar dari Al Hasawi.
“Kami akan mengambil sumber dari penerjemah independen mengenai pernyataan yang dibuat di video klip, dan ketika kami sepenuhnya memahami apa yang telah dikatakan dan juga konteksnya, kami akan menentukan aksi yang perlu diambil, jika memang ada (kebenaran dari ucapan Al Hasawi),” papar juru bicara EFL.