Para pemain Barcelona harus menerima perlakuan kurang menyenangkan dari suporter Valencia. Neymar Jr dan kolega dilempari botol oleh suporter Valencia saat merayakan gol kemenangan 3-2 Barcelona yang dicetak Lionel Messi melalui titik penalti pada akhir-akhir pertandingan.
Ketika itu, Barcelona berhasil mengalahkan tuan rumah Valencia dengan skor 3-2 pada pekan ke-9 La Liga Spanyol musim 2016/17 di Mestalla Stadium, Sabtu (22/10/16) lalu.

Pemain Barcelona menerima pelemparan botol yang dilakukan suporter Valencia.
Insiden tersebut terus berlanjut di luar lapangan. Barcelona dan Presiden La Liga terlibat perang komentar.
Presiden La Liga, Javier Tebas, justru mendukung aksi suporter Valencia yang melempari Neymar. Menurutnya, apa yang dilakukan suporter Valencia merupakan sebuah kewajaran, mengingat para pemain Barcelona melakukan selebrasi yang kurang profesional atau terlalu berlebihan.
Menanggapi hal tersebut, Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, langsung memberikan respon dengan menggugat Tebas ke Badan Arbitrase Olahraga (CAS), Ia ingin CAS mengusut tudingan miring yang dilakukan Tebas.

Bek kanan Barcelona, Rafinha.
Tak hanya itu, pemain Barcelona juga merasa geram dengan komentar Tebas. Salah satu pemain Blaugrana yang angkat bicara adalah Rafinha Alcantara.
Bek kanan asal Brasil itu meminta rekan-rekannya untuk tidak lagi melakukan selebrasi gol.
"Sebaiknya Barcelona tidak melakukan selebrasi gol lagi, jika kejadian di Mestalla dianggap hal yang sepele," ujar Rafinha dikutip dari Marca.
"Presiden La Liga seharusnya bisa menjaga para pemain dari semua klub untuk tidak menjadi korban insiden pelemparan tersebut. Makanya, kami kaget dengan komentar Tebas.