Dilengserkan Arema, Pelatih MU: Perjalanan Masih Panjang

Sabtu, 29 Oktober 2016 13:53 WIB
Editor:
© Ian Setiawan/INDOSPORT
Pelatih Madura United, Gomes De Oliviera, menyebut Madura United masih berpeluang kembali ke puncak klasemen TSC 2016. Copyright: © Ian Setiawan/INDOSPORT
Pelatih Madura United, Gomes De Oliviera, menyebut Madura United masih berpeluang kembali ke puncak klasemen TSC 2016.

Kekalahan 1-2 Madura United dari Mitra Kukar berimbas pada posisi mereka di klasemen sementara TSC 2016. Pasalnya, di pertandingan lain, pesaing utama mereka, Arema Cronus justru meraih kemenangan besar atas Semen Padang.

Hal itu membuat Arema, yang sebenarnya memiliki perolehan poin sama dengan MU, naik ke peringat satu klasemen, unggul dalam hal agresifitas gol.


Gomes De Oliviera masih optimis MU kembali ke puncak klasemen TSC 2016.

Namun, hal itu rupanya tidak membuat pelatih MU, Gomes De Oliviera, khawatir tim asuhannya kehilangan kesempatan mengangkat trofi di akhir musim nanti.

"Perjalanan masih panjang dengan tinggal delapan pertandingan lagi musim ini," ujar pelatih kelahiran 1 Desember 1962 tersebut.

Sikap optimis Oliviera itu sendiri tidak lepas dari kenyataan dari sisa delapan pertandingan tersisa, empat di antaranya berlangsung di kandang mereka sendiri, yakni laga melawan Gresik United, Persija Jakarta, Semen Padang dan Perseru Serui.


Padatnya jadwal pertandingan membuat pemain Madura United kelelahan saat dikalahkan Mitra Kukar.

Oliviera pun menyebut akan segera memperbaiki performa para pemain Sapeh Kerab di setiap laga yang tersisa, demi kembali merebut tahta puncak klasemen.

"Kami akan segera membenahi kelemahan tim ini dan kembali berjuang meraih poin di setiap pertandingan," pungkas Oliviera.

Dalam kesempatan itu, pelatih asal Brasil itu juga sempat mengevaluasi penyebab kekalahan MU dari Mitra Kukar akibat faktor kelelahan pemain, mengingat padatnya jadwal pertandingan Fabiano Beltrame dkk.

"Ada banyak pengaruhnya bagi kondisi fisik pemain. Istirahat mereka kurang sehingga intensitas latihan juga menurun," tutupnya.

138