Guardiola tak ingin kembali kecolongan saat menghadapi Barcelona di Stadion Etihad pasca kekalahan telak 4-0 pada pertemuan pertama di Stadion Camp Nou.
Pelatih berkepala plontos itu merasa perlu untuk mematikan pergerakan berbahaya mantan anak asuhnya di Barcelona, Lionel Messi yang dianggapnya bisa menjadi sumber malapetaka dalam laga nanti.

Guardiola menilai bahwa Messi perlu dijebak agar tidak membuat kekacauan di area pertahanan Man City.
Untuk itu pelatih berusia 45 tahun itu mempersiapkan strategi khusus untuk membuat mantan anak asuhnya di Barcelona tersebut tidak bisa bergerak leluasa di jantung pertahanan timnya.
"Messi menghabiskan pertandingan dengan membuat mental X-ray di setiap ruang dan waktu. Ia seperti hanya berjalan sendirian dan terpisah, tapi ketika lawan lengah ia akan menemukan ruangnya sendiri," ungkap Guardiola seperti dikutip Daily Mail.
"Ia mungkin menjadi pemain yang paling sedikit berlari di La Liga, tapi ketika bola menghampirinya, visi X-Ray membuatnya tahu dengan pasti waktu, ruang, dan siapa yang ada di mana. Lalu... pow!" lanjut Guardiola.
"Saya akan memasang jebakan. Ia selalu menarik pemain lawan dengan gerakannya. Jadi, jangan pernah membayangkan Messi menyerang seorang diri," pungkasnya.
Mantan pelatih Bayern Muenchen ini juga berharap bisa membalas kekalahan mereka di kandang sendiri, sekaligus untuk membuka peluang untuk lolos ke babak 16 Besar Liga Champions musim ini.