Sesuai dengan pembahasan, komunitas suporter yang berdiri sejak 1993 ini berkeinginan untuk bisa hadir ke Stadion dan memberikan motivasi langsung kepada tim kebanggaannya.
Bahkan beberapa diantaranya sudah siap pergi dengan memesan beberapa kendaraan berjenis bus. Total saat ini sudah hampir 100 lebih bus yang siap berangkat ke Stadion yang merupakan markas besar Persis Solo tersebut.
Manajer tim Persib Bandung, Umuh Muchtar mengaku tidak bisa berbuat banyak untuk bisa menghalang-halangi keinginan para suporter kebanggaannya.
"Saya sudah sampaikan kepada bobotoh agar tidak boleh datang. Tapi mereka tetap bersikukuh. Hampir 80 persen sudah siap datang. Bahkan katanya hari ini pemesanan untuk bus terus bertambah," ujar Umuh.
"Tapi saya bilang maaf. Karena bobotoh tidak boleh datang. Sesuai dengan keinginan panpel," tambahnya.
Namun Umuh menyayangkan keputusan PT Gelora Trisula Semesta (GTS) selaku operator Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016 yang telah memberikan restu agar pendukung Persija Jakarta tetap bisa hadir.

Pertemuan bobotoh dengan manajemen Persib Bandung.
Padahal kata dia, suporter tim Ibu Kota tersebut masih dalam masa hukuman untuk tidak boleh memberikan dukungan tim kesayangannya secara langsung ke stadion selama enam bulan.
Keputusan itu sesuai dengan permintaan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan sudah disetujui Komisi Disiplin TSC 2016 akibat tingkah anarkis para anggota Jakmania saat pertandingan Persija melawan Sriwijaya FC di Stadion Gelora Bung Karno, 24 Juni 2016 lalu.
"Saya juga sedang teleponan dengan Kapolda Jateng untuk memohon agar tidak ada penonton aja sekalian. Saya sangat setuju kalau tanpa penonton. Jelas lebih aman," katanya.
Untuk itu, Umuh berharap agar laga Persib vs Persija tidak dihadiri penonton. "Saya mengimbau kepada seluruh bobotoh tidak hadir ke Solo. Lebih aman dan Tertib. Persija juga mentaati aturan untuk hadir di Solo. Kalau ada suporter Persija, jelasPerte saya akan protes keras," tegasnya.
Sementara itu, salah satu pentolan VPC, Yana Umar mengatakan akan tetap menunggu hasil akhir dari PT GTS terkait hadirnya bobotoh di Stadion Manahan Solo.
"Kita akan tunggu hasilnya seperti apa. Yang jelas kita masih diskusi dulu dengan teman-teman yang lain. Karena sampai saat ini diskusi ini masih alot," tandas Yana.