Fenerbahce memimpin lebih dulu ketika pertandingan baru berjalan 90 detik. Gol tersebut diciptakan oleh Mousa Sow.
Berawal dari umpan Ali Kadirim, Moussa Sow langsung melakukan tendangan salto. Bola hasil tendangannya mengalir sangat keras, sehingga membuat David de Gea tidak berdaya. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Gol penyerang asal Senegal tersebut ramai diperbincangkan di media sosial. Bahkan, gol Sow tersebut mendapatkan pujian dari eks Setan Merah, Michael Owen.
Sometimes you just have to hold your hands up. Outrageous finish. https://t.co/WUYu4dUhie?ssr=true
— michael owen (@themichaelowen) November 3, 2016
Tentu, ini bukan pertama kalinya gawang De Gea kebobolan dalam waktu yang sangat cepat. Sebelumnya saat melawan Chelsea, gawang kiper asal Spanyol itu juga kebobolan dalam waktu 30 detik.
Winger Fenerbahce, Jeremain Lens menambah keunggulan tim tuan rumah menjadi 2-0 di menit 59. Wayne Rooney sempat mencetak gol. Sayang, gol itu tidak cukup untuk menyelamatkan timnya dari kekalahan.
Hasil ini, maka Setan Merah tergusur ke peringkat ketiga klasemen sementara Liga Europa. Pasukan Mourinho hanya mampu mengumpulkan enam poin dari empat pertandingan.