Stefano Vecchi untuk sementara dipercaya menjadi pelatih dari Mauro Icardi dan kawan-kawan. Sementara manajemen Inter Milan tengah sibuk mencari pengganti Frank de Boer, ternyata model cantik nan seksi April Summers sudah mengantongi nama untuk mengisi kursi kepelatihan Nerazzurri.
Menurut April, mantan pelatih Lazio, Stefano Pioli, adalah pilihan tepat untuk menangani klub yang bermarkas di Giuseppe Meazza tersebut. Pada musim 2014/15, pelatih 51 tahun itu sukses membawa Lazio finish di posisi tiga besar Serie A Italia dan menjadi runner-up Coppa Italia.
Arriva #Pioli !! perfect ❤️🌹 #InterCrotone #FCIM #serieA #inter .excited to see new coach in game pic.twitter.com/fRLmVgndQz
— April Summers (@april_summerz) 6 November 2016
Namun ternyata, ketika masih aktif sebagai pemain, Pioli pernah memperkuat Juventus, yang merupakan rival abadi Inter. Bersama Bianconeri dia mencatat 34 laga Serie A dari 1984 hingga 1987.
Welcome Pioli ❤️💋💋my instinct was correct , good luck #inter 😍 #fcim #serieA #intercrotone 💋 pic.twitter.com/CSNEb1t6p7
— April Summers (@april_summerz) 6 November 2016
Pioli kini sedang menganggur pasca dipecat dari Lazio akibat buruknya penampilan mereka musim lalu. Namun, itu semua tak bisa disalahkan kepada Pioli karena pada saat itu Lazio ditinggalkan beberapa pemain bintang dan juga ada yang mengalami cedera.
I am excited to welcome our new manager will it be Pioli ? ❤️ #forzainter #inter #milano #calcio #serieA #amala pic.twitter.com/NMyxSBmxJC
— April Summers (@april_summerz) 4 November 2016
Namun demikian, selain Pioli, April juga tetap senang jika Inter ditangani mantan pelatih Villarreal, Marcelino. Pelatih yang juga sempat menangani Sevilla itu membawa Villarreal finish di posisi empat besar pada La Liga Spanyol musim lalu.
#marcelino for coach ? Yes please 🔥❤️ #inter #serieA pic.twitter.com/5bAMzDsBEd
— April Summers (@april_summerz) 5 November 2016
Inter sendiri saat ini tengah terpuruk di klasemen sementara Serie A dan Liga Europa. Di Serie A, Inter berada di posisi ke-9 dengan catatan 17 poin dari 12 laga, sementara di Liga Europa, Inter menjadi juru kunci dengan catatan 3 poin dari 4 pertandingan.