Ivan Perisic dan dua gol Mauro Icardi sukses mengangkat posisi Inter ke peringkat sembilan klasemen sementara, dengan koleksi 17 poin. Pemandangan menarik pun muncul di Giuseppe Meazza.
Bukan karena ada kartu merah atau drama di dalam pertandingan, melainkan aksi fans garis keras atau ultras Inter, kala membentangkan spanduk yang menyindir tiga negara langsung, Inggris, China, dan Indonesia.
Seperti dikabarkan Twitter jurnalis ternama Italia, Tancredi Palmeri, ia mem-posting gambar spanduk dengan tulisan yang menyindir manajemen klub.
Very tough banner from Inter fans:
— Tancredi Palmeri (@tancredipalmeri) November 6, 2016
"There were an English, a Chinese and an Indonesian...that want to turn us again as the joke of Italy" pic.twitter.com/m0kHn5Zn06
“Spanduk yang sangat menyakitkan dari fans Inter: ‘ada orang Inggris, China, dan Indonesia yang ingin menjadikan kami bahan candaan di Italia” kicau Palmeri.
Sindiran itu pun disinyalir ditujukan kepada Presiden Inter, Erick Thohir, yang notabene berasal dari Indonesia dan juga pemilik klub baru asal China, yang diwakili Suning Group.
Dikabarkan ultras Inter kecewa dengan mereka, karena tidak serius menangani Inter untuk mengembalikan kejayaan La Beneamata yang terakhir meraih treble atau tiga trofi pada 2010