Ismed Sofyan menyatakan kesedihan dan kekecewaan mengenai kabar duka dari The Jakmania yang tewas pada Minggu, (06/11/16) lalu. Kematian seorang Jakmania itu disebabkan oleh bentrok dengan warga saat perjalanan pulang usai laga Persija Jakarta melawan Persib Bandung yang berakhir, 1-1, di Stadion Manahan, Solo, Sabtu, (05/11/16).
"Ini akibat pertandingan kemarin lawan Persib Bandung. The Jakmania yang beramai-ramai datang ke Solo lalu dalam perjalanan pulang bertemu dengan oknum, yang belum tentu juga Viking," kata Ismed kepada INDOSPORT.
Meski tidak bermain saat laga besar tersebut, Ismed sangat menyayangkan tragedi yang mengikuti usai pertandingan.
"Sebagai pemain, saya bingung siapa yang harus disalahkan. Siapa yang harus jadi tersangka. Saya cuma bisa turut prihatin dan berduka kepada keluarga yang ditinggalkan dan teman-teman Jakmania lain," ujar Ismed.
Bek kanan Persija itu juga menyampaikan harapannya agar masalah ini dapat berakhir dengan kejelasan dan tanpa tragedi lanjutan.
"Saya berharap ini diusut tuntas karena menyangkut nyawa manusia. Kenapa seseorang bisa tega melakukan hal sedemikian rupa," kata Ismed.
.jpg?w=460&h=259)
Ismed Sofyan berpose dengan simbol tangan khas The Jakmania.
"Semoga Jakmania lebih dewasa dalam mendengar dan menghadapi provokasi," lanjutnya.
Menurut pria kelahiran 28 Agustus 1979 itu, upaya dan imbauan damai sudah sering diberikan demi menghindari hal-hal merugikan bagi pendukung setia Persija, juga suporter tim lain.
"Sebenarnya sudah mengimbau Jakmania dan seluruh suporter untuk tidak melakukan tindakan anarkis. Sudah cukup kasus yang dulu-dulu," tutup Ismed berharap kejadian seperti ini tak berulang lagi.