Sejak pekan pertama Liga Primer Inggris 2016/17 digulirkan pada tanggal 15 Agustus 2016 lalu, Conte telah menggunakan beberapa formasi untuk mencari formasi mana yang dinilai tepat untuk klub yang berbasis di kota London Barat tersebut.
Mulai dari formasi di musim sebelumnya, 4-2-3-1, 4-4-2, 4-1-4-1, hingga 3-4-3 telah menjadi bagian percobaan bagi pelatih berkebangsaan Italia tersebut, dan formasi yang disebutkan terakhirlah menjadi yang paling tepat dalam beberapa laga terakhir.
Usai dilibas rival sekota, Arsenal dengan skor telak 0-3 di pekan ke-6 pada tanggal 24 September 2016 lalu, pada pekan selanjutnya atau awal Oktober 2016 Conte langsung mengubah formasi 4-1-4-1 menjadi 3-4-3.

Menurut laporan dari Metro, Conte yang melihat para pemainnya memiliki naluri menyerang tinggi ingin mengubah 3-4-3 menjadi 4-2-4 dengan maksud untuk melakukan ultra strike atau bermain dengan menyerang total.
“Dalam benak saya, saya ingin bermain dengan formasi 4-2-4. Saya ingin memulai formasi ini karena memiliki barisan pemain sayap yang kuat, saya suka memainkan dua striker berdekatan,” jelas Conte.

Antonio Conte memiliki rencana untuk memakai formasi 4-2-4 dalam skuat Chelsea.
Namun, mantan pelatih Juventus itu belum mengumumkan secara resmi, kapan ia akan menggunakan formasi tersebut. Conte mengaku ia baru akan melakukan perubahan andai dirinya merasa tim besutannya itu perlu dirotasi kembali.
“Dengan formnasi 3-4-3, skuat ini bisa bermain dengan system ini. Saya akan menggantinya nanti agar tim lebih banyak menemukan keseimbangan saat bertahan maupun menyerang,” tambahnya.
Sejak awal bulan Oktober 2016 lalu atau tepatnya dari pekan ke-7 hingga ke-11 ini, klub London Barat berhasil menyapu bersih kemenangan dengan tanpa kebobolan. Mulai dari Hull City (2-0), Leicester City (3-0), Manchester United (4-0), Southampton (2-0), dan terakhir pada akhir pekan kemarin, Everton (5-0).