Dallen diikat kontrak satu tahun dengan Castellon U-19 dan merupakan satu-satunya pemain asing di kategori tersebut. Meski berada di tim U-19, pemain 18 tahun itu sedang berusaha menembus tim utama Castellon yang berlaga di Divisi Empat Liga Spanyol.
Iklim sepakbola Spanyol sendiri sudah tidak asing lagi bagi Dallen. Dalam beberapa tahun terakhir ia sempat mencicipi berbagai akademi klub sepakbola di Spanyol, termasuk Torre Levante.
Meski demikian, ia mengaku awalnya sempat mengalami kendala terutama mengenai bahasa. Namun, lambat laun hal tersebut dapat teratasi karena bantuan rekan-rekan setim di Castellon.
"Proses adaptasi di Spanyol di tahun pertama terkendala bahasa tapi setelah 4 tahun disini semua berjalan baik, dan proses adaptasi di Castellon dari awal sangat baik semua teman membantu saya untuk terasa seperti di rumah," ujar Dallen saat dihubungi INDOSPORT.

Dallen Castellon baru saja melakoni debut bersama klub Spanyol, Castellon.
Dallen juga membeberkan bahwa ia sudah mendapat kesempatan untuk melakukan debut bersama tim Castellon U-19 minggu lalu. Pemuda 19 itu menceritakan pengalamannya saat menjalani latihan di Negeri Matador, Dallen mengungkapkan ada perbedaan yang cukup jauh antara kultur sepakbola di Indonesia dan Spanyol.
"Pengalaman sangat berharga yang aku dapat di Castellon sangat baik, latihan di sini menurut saya sangat berbeda dengan di Indonesia," lanjutnya.
"Di sini sangat cepat dan dengan intensitas yang tinggi, sehingga dari hari ke hari saya merasa jadi pesepakbola yang lebih baik. Selama di Castellon persaingan di dalam tim memang sangat berat tapi saya sangat senang di berada di sini," imbuhnya.
"Kebetulan minggu lalu aku baru debut di tim ini dan sangat senang diberi kesempatan," tandas Dallen penuh rasa bangga.
Sebelum bergabung dengan Castellon, di Indonesia, Dallen sempat bermain untuk Pelita Bandung Raya saat turnamen Piala Presiden 2015. Tak hanya itu, Dallen juga pernah memperkuat Timnas Indonesia U-19 asuhan Fachry Husaini.