Cerita berawal dari usaha keras Oliviera, yang selama berbulan-bulan telah menyiapkan diri membuat sejumlah lukisan bertema sang idola untuk diberikannya saat bertatap muka.
Pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 yang mempertemukan antara Brasil dan Argentina di Belo Horizonte dijadikannya sebagai momentum untuk bertemu dengan Neymar.
Ia bersama ribuan penduduk asli Belo Horizonte telah berkemah di sekitar camp latihan skuat Brasil dan kerap menunggu di hotel tempat mereka menginap demi bisa melihat sosok idolanya itu.

Carlos Oliviera berpose sambil memegang salah satu karya hasil lukisannya.
Oliviera bahkan telah menggunakan segala macam cara untuk bisa bertemu langsung dengan Neymar termasuk dengan menghubunginya secara langsung melalui telepon selularnya.
Hingga pada suatu kesempatan Oliviera berhasil bertemu dengan pelatih Brasil, Tite di sebuah gym. Ia pun merayu sang pelatih untuk bisa mempertemukannya dengan Neymar selama kurang lebih satu jam.

Lukisan Lionel Messi dan Neymar yang merupakan hasil karya lukisan Carlos Oliviera.
"Saya sangat berterima kasih kepada Tite. Saya bertemu dengannya di gym. Saya menghabiskan hampir satu jam berbicara dengan dia dan dia berjanji akan membantu saya," ungkap Oliviera seperti diberitakan Goal.
"Dia (Tite) mengaku telah mengatakan kepada Neymar bahwa anak laki-laki telah menunggunya sejak kemarin, putus asa untuk memberinya lukisan," lanjutnya.

Pelatih timnas Brasil, Tite.
"Saya telah menelepon Neymar sendiri tapi tidak bisa mendapatkan perhatiannya. Tite pergi ke Neymar, menyuruhnya untuk datang kepada saya, dan dia melakukannya," sambung Oliviera.
Berkat jasa Tite, Oliviera kini mengaku jika dirinya kini menemukan sosok idola baru yang akan dijadikannya sebagai objek lukisan selanjutnya setelah Neymar.
"Tite akan menjadi objek lukisan saya selanjutnya. Dia mengatakan bahwa kisah saya dan lukisan merupakan sebuah ispirasi yang mengilhami setiap orang untuk bisa lebih baik dalam mengejar impian hidup," pungkasnya.