Torabika Soccer Championship 2016

Dua Kali Sriwijaya FC Main Tengah Malam, Firman Utina Berikan Kritik Pedas untuk PT GTS

Minggu, 13 November 2016 01:41 WIB
Kontributor: Muhammad Effendi | Editor: Tengku Sufiyanto
 Copyright:

Sriwijaya FC sudah dua kali berturut-turut melakoni sebuah laga yang hampir selesai di tengah malam, saat menghadapi Semen Padang dan Persela Lamongan. Keduanya berlangsung di Stadion Gelora Jakabaring dan Stadion Surajaya dengan waktu kick off pukul 21.30 WIB. Artinya, pertandingan baru selesai hampir pukul 23.30 WIB.

Hal tersebut membuat para pemain Sriwijaya FC mengalami kekurangan waktu untuk beristirahat. Pemain pun harus pintar-pintar menjaga kondisi kesehatan.

Menanggapi hal tersebut, pemain senior Sriwijaya FC, Firman Utina, sedikit mengeluarkan kritikan pedas untuk operator kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016, PT Gelora Trisula Semesta.

"Mungkin saja karena rating Sriwijaya FC melawan Persela rendah, sehingga diberi jadwal larut malam. Ke depan, jangan hanya memikirkan bisnis namun juga sisi pemain. Itu sangat sulit bagi pemain yang bertanding," kata Firman Utina.
 


Laga Sriwijaya FC kontra Persela Lamongan.

Hal senada juga diungkapkan pelatih Sriwijaya FC, Widodo Cahyono Putro. Ia menilai hal itu akan sangat sulit terjadi di level sepakbola internasional sekalipun.

"Siapa pun akan sulit bermain jika di waktu yang terlalu malam, karena sebenarnya waktu istirahat," ujarnya.

Dalam dua pertandingan tersebut, Sriwijaya FC hanya meraih hasil imbang 1-1 kontra Semen Padang, dan 3-3 menghadapi Persela Lamongan.