Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Wolfgang Pikal, meminta agar publik memberikan sedikit waktu agar duet Evan Dimas dan Stefano Lilipaly mampu beradaptasi.
Pikal juga memuji penampilan keduanya yang dipasangkan sebagai gelandang serang saat uji coba lawan Vietnam.
“Stefano pemain bagus, dia main bagus vs Vietnam. Fano gampang adaptasi dan kita happy dia bisa gabung dengan Timnas," kata Wolfgang Pikal saat dihubungi INDOSPORT.
"Evan juga jalani tugas dengan baik, dia kerja ekstra keras saat lawan Vietnam dan dia harus terus seperti itu,” tandasnya.

Evan Dimas dan Stefano Lilipaly diduetkan di lini tengah Timnas Indonesia.
Namun hal tersebut bukan jaminan jika keduanya akan terus menerus dipasangkan di lini tengah Timnas di ajang Piala AFF 2016 nanti. Evaluasi akan kembali dilakukan, apakah keduanya layak dimainkan bersama atau salah satu harus rela dicadangkan.
“Belum pasti, kita lihat kondisi terakhir sebelum Piala AFF,” tambah Pikal.
.jpg?w=460&h=259)
Timnas Indonesia saat menjalani laga uji coba sebelum tampil di Piala AFF 2016.
Pemanggilan Stefano Lilipaly ke Timnas Indonesia sempat memunculkan pertanyaan, mengingat peran Lilipaly sebagai gelandang sebelumnya telah diisi oleh sosok Evan Dimas.
Selain Evan, deretan lini tengah Skuat Garuda juga telah dipadati oleh para pemain lain seperti Bayu Pradana, Dedi Kusnandar, Andik Vermansah, dan Rizky Pellu.
Sebelumnya, pria asal Austria itu juga sempat menyebut jika kehadiran Lilipaly menjadi pelengkap di dalam Timnas Indonesia.
Pikal menyebut Skuat Garuda tak akan menonjolkan atau bergantung pada pemain mana pun, termasuk Evan Dimas yang mungkin sudah menyatu bersama Timnas Indonesia sebelum kehadiran Lilipaly.
"Ini penting untuk roda formasi. Jadi kita tidak mau tergantung dengan satu pemain," tuntas Wolfgang Pikal kepada INDOSPORT.