Salah satu mantan penggawa The Red Devils, Johan Jordi Cruijff atau lebih dikenal dengan nama Jordi Cruyff turut prihatin dengan juniornya di United, Memphis Depay.
Depay yang didatangkan dari PSV Eindhoven oleh MU pada musim 2015/16 kemarin, sempat diharapkan dapat menjadi pilar baru klub dan menjadi The Next Cristiano Ronaldo.
Namun yang terjadi adalah dirinya justru tampil melempem dan mulai terpinggirkan, terlebih sejak kedatangan pelatih Jose Mourinho. Tidak heran, jika Jordi Cruyff berharap agar Mourinho dapat memberikan banyak kesempatan untuk pemain asal Belanda itu.
“Memphis Depay butuh waktu banyak untuk dimainkan Man United, klub ini memang luar biasa, tetapi saya juga merasa Depay adalah pemain yang bagus. Jika dilihat dari statistik, dia hanya kurang mendapatkan kesempatan bermain,” jelas Cruyff yang juga berasal dari Belanda kepada GulfNews.

Memphis Depay, masih belum dapat menemukan performa terbaiknya bersama Man United.
“Saya tidak tahu masalah apa yang sedang terjadi dengannya di United, tetapi yang saya tahu, dia mempunyai potensi besar dan dia bisa membuktikannya. Yang paling penting adalah memainkannya setiap pekan, Anda tidak akan pernah tahu kapan dan di mana masa itu akan datang (ketajaman Depay),” tambahnya.
Sebelumnya, gelandang serang berusia 22 tahun tersebut memiliki karier yang cemerlang bersama PSV. Hal itulah yang membuatnya direkrut oleh pelatih Man United kala itu, Louis van Gaal. Dalam 33 pertandingan yang dilakoni oleh Depay, ia baru mengemas dua gol.
Tidak heran, jika Depay diharapkan dapat dimainkan lebih banyak agar dapat menemukan performa terbaiknya kembali.
Jordi Cruyff sendiri pernah memperkuat Man United di tahun 1996 hingga tahun 2000. Sebelumnya, ia juga sempat membela Barcelona dari tahun 1994 hingga 1996. Sekadar informasi, Jordi Cruyff merupakan putra sulung dari legenda Barca dan Tim Nasional Belanda, Hendrikk Johannes Cruyff atau lebih dikenal Johan Cruyff.

Jordi Cruyff, salah satu legenda Man United.