Kemenangan ini langsung mengangkat posisi Mitra Kukar ke peringkat enam, melewati empat klub yang ada di atasnya, Pusamania Borneo FC (40 poin), Persib Bandung (41 poin), PSM Makassar (42 poin), dan Semen Padang (42 poin).
Naga Mekes kini ada di peringkat enam dengan koleksi 43 poin, sementara Bali United masih tertahan di peringkat 12 dengan koleksi 32 poin.
Jalannya Pertandingan
Babak Pertama
Pasca menelan kekalahan telak 0-4 dari Bhayangkara Surabaya United di pekan 27 TSC, Mitra Kukar mengusung misi kebangkitan saat menjamu Bali United di Stadion Aji Imbut, Tenggarong.
Pelatih Mitra Kukar, Jafri Sastra, menggunakan formasi 4-2-3-1 dan mengandalkan Yogi Rahadian di lini depan. Pergerakannya akan ditopang oleh tiga pemain ofensif nan lincah, mereka adalah Anindito Wahyu Erminarno, Septian David Maulana, dan Ronal Setmot.
Sementara Indra Sjafri di kubu Bali United, menerapkan formasi ofensif 4-3-3 dan coba melanjutkan tren positif dari laga sebelumnya, saat menang 3-2 kontra Barito Putera. Indra Sjafri mengandalkan trisula Nemanja Vidakovic, Alsan Sanda, dan Miftahul Hamdi di lini depan.
Sejak laga dimulai, jual beli serangan terjadi di Tenggarong dan kiper Mitra Kukar, Shahar Ginanjar, langsung melakukan dua penyelamatan beruntun saat menepis bola dari serangan yang dilakukan pemain Bali United.
Gol baru tercipta di menit 14 oleh tuan rumah. Memanfaatkan bola muntah dari sepakan Septian David Maulana yang ditepis Mochammad Diky, bola langsung disambar Yogi dan berbuah gol. 1-0 Mitra Kukar unggul.
Bali United meningkatkan intensitas serangan dan membangun serangan cepat, dari permainan kaki ke kaki melalui operan pendek. Namun pertahanan Mitra Kukar yang digalang Saepuloh Maulana masih solid membendungnya. Skor bertahan hingga menit 25.
Pergantian pemain sudah dilakukan Indra Sjafri di menit 26, kala menarik keluar Hendra Sandi Gunawan dan menggantinya dengan Hasim Kipuw.
Kehadirannya pun diharapkan dapat memperkuat lini tengah Bali United, karena nama Hasim Kipuw cukup beken di Tanah Air. Ia pernah memperkuat Persija Jakarta, Arema Cronus, dan Persebaya Surabaya.
Perebutan bola di lini tengah juga jadi sajian yang menarik di pertandingan ini, karena Bali United kerap menguasai bola dan memainkan operan-operan pendek, sementara Mitra Kukar coba bermain efektif dalam melancarkan serangan dan menciptakan peluang. Laga kini memasuki lima menit terakhir babak pertama.
Saat laga sepertinya akan berakhir dengan skor 1-0 untuk keunggulan Mitra Kukar. Gol justru tercipta dari pemain Bali United, memanfaatkan serangan balik cepat yang dilakukan Miftahul Hamdi, bola kemudian dioper kepada Vidakovic yang langsung mengonversinya menjadi gol. Skor 1-1 pun menutup babak pertama.
Babak Kedua
Kedua tim sama-sama ngotot melancarkan serangan di babak kedua, mencari gol yang dapat membawa tim unggul. Tuan rumah pun kembali unggul di menit 55, kali ini dari bek, Arthur Cunha.
Berawal dari tendangan bebas yang diambil oleh Anindito, bola kemudian ditanduk oleh Arthur ke pojok kanan gawang Bali United. Diky hanya terpaku dan pasrah melihat bola masuk ke dalam gawangnya, 2-1 Mitra Kukar kembali unggul.
Bali United sedianya menguasai penguasaan bola ketimbang tuan rumah, dengan persentase penguasaan 55 persen berbanding 45 milik Mitra Kukar. Namun dengan keunggulan ini, Mitra Kukar memperkuat pertahanan mereka dan menyerang dari serangan balik.
Anindito benar-benar menjadi ancaman nyata pertahanan Bali United di pertandingan ini. Berulang kali penyerang sayap berusia 28 tahun itu menunjukkan kelincahannya saat mendribel bola. Bahkan, ia mencetak gol yang mungkin menjadi gol penentu kemenangan di menit 82.
Dari tendangan bebas di luar kotak penalti, eks pemain Persija Jakarta melepaskan tendangan kencang yang tidak dapat dihentikan oleh Diky. Skor pun menjadi 3-1 bagi Mitra Kukar.
Dua menit tambahan waktu diberikan ofisial pertandingan di laga ini, dan tidak ada lagi gol yang tercipta. Mitra Kukar menang dengan skor 3-1 atas Bali United.
Susunan Pemain:
Mitra Kukar (4-2-3-1): Shahar Ginanjar; Michael Yansen Orah (Dedi Gusmawan 46’), Saepuloh Maulana, Arthur Cunha, Zulchrizal Abdul Gamal; Muhammad Bahtiar, Victor Herrero Forcada, Anindito Wahyu Erminarno, Septian David Maulana, Ronal Setmot (Zikri Akbar 46’); Yogi Rahadian
Pelatih: Jafri Sastra
Bali United (4-3-3): Mochammad Diky; Ricky Fajrin, Agus Nova (Abdul Rahman Sulaiman 62’), Ahn Byung Keon, Mahdi Fahri Albaar; Syakir Sulaiman (Adi Parwa 56’), Hendra Sandi Gunawan (Hasim Kipuw 26’), Fadil Sausu; Nemanja Vidakovic, Alsan Sanda, Miftahul Hamdi
Pelatih: Indra Sjafri