Fabio Cannavaro mengatakan jika hal buruk yang terjadi pada Inter Milan bukanlah sepenuhnya kesalahan dari Frank de Boer. Cannavaro mengatakan bahwa De Boer merupakan seorang pelatih hebat yang telah dibuktikannya bersama Ajax Amsterdam.
Namun, mantan kapten Timnas Italia ini menunjuk manajemen sebagai bagian dari keterpurukan La Beneamata. Pihak manajemen dianggap salah menunjuk pelatih yang berbeda budaya sepakbola.
Fabio Cannavaro menyalahkan iklim sepakbola modern pada kasus pemecatan Frank de Boer di Inter Milan.Pria yang kini membesut Tianjin Quanjian di Liga Super China ini mengatakan bahwa Inter harusnya memberikan kesempatan lebih lama bagi De Boer. Pelatih yang juga pernah berkiprah bersama Inter Milan ini juga mengkritik budaya instan dalam sepakbola modern.
"Seorang pelatih membutuhkan waktu untuk mengenal para pemain, lingkungan, pendukung, dan budaya dari sebuah klub. Anda tidak mungkin bisa memecahkan sebuah masalah dalam waktu hanya satu atau dua bulan," ujar Cannavaro.
Frank de Boer sendiri akhirnya dipecat Inter Milan usai mengalami 7 kekalahan dalam 14 pertandingan pertamanya. Posisinya kini diambil alih oleh mantan pelatih Lazio, Stefano Pioli.