Striker Persib Bandung Serginho 'Sergio van Dijk' memprediksi peluang tim nasional (timnas) Indonesia untuk menjuarai Piala AFF 2016 sangat tipis. Pasalnya, tim besutan pelatih Alferd Riedl ini sudah lama tidak dihadapkan dengan sebuah kompetisi internasional.
Wajar saja, selama ini sepak bola Indonesia bisa dikatakan mati suri setelah FIFA memberikan sanksi kepada PSSI berupa banned lebih dari satu tahun lamanya, lantaran menganggap Pemerintah Indonesia, melalui Kemenpora melakukan intervensi dalam urusan PSSI.
Akibatnya, tidak hanya kompetisi yang ditiadakan, Skuat Merah Putih pun tidak bisa melakoni pertandingan di level internasional.
"Susah (peluang). Kita harus realistis karena Indonesia tidak main satu tahun lebih karena sanksi. Tapi kita tetao optimistis saja" ujar Sergio pada awak INDOSPORT.

Van Dijk menilai Timnas Indonesia kurang jam terbang kompetisi internasional.
Selain itu, penyerang berkepala plontos itu juga menganggap persiapan negara lain yang lebih matang, membuat ia memperkirakan perjalanan Indonesia menuju final tidaklah mudah.
"Negara lain sudah lebih kompak karena persiapan lebih banyak main uji coba mereka kuat juga," tutur pemain kelahiran 6 Agustus 1982 itu.
Namun demikian, pemain berdarah Belanda ini memberikan nilai tambah pada tim besutan Alfred Riedl itu, lantaran skuat Garuda kali ini juga diisi sejumlah pemain muda yang bisa dipertahankan untuk menghadapi kejuaraan Internasional ke depannya.
"Tentunya bagus bisa lihat indonesia sudah punya rencana masa depan. Kalau lihat negara lain seperti Australia dan Thailand, mereka sudah mempersiapkan pemainnya sejak lima tahun lalu."

Van Dijk memuji Timnas Indonesia yang banyak diperkuat pemain muda.
"Tinggal mau gak mempercepat hal yang sudah bagus dan untuk fans Timnas, serta orang Indonesia harus sabar (untuk hasil) karena tidak seperti mie instan atau kopi," tutupnya.
Timnas Indonesia sendiri sudah bertolak ke Manila, Filipina untuk melakoni pertandingan perdana menghadapi Thailand, Sabtu (19/11/2016) nanti dalam ajang Piala AFF 2016.