Masih muda dan punya kemampuan di atas rata-rata membuat Gabriel Barbosa atau yang akrab disapa Gabigol, menjadi buruan sederet klub top Eropa di pertengahan tahun kemarin. Namun, Inter Milan lah yang akhirnya berhasil merekrut pemain berusia 20 tahun itu pada Agustus 2016.
Dianggap sebagai ‘The Next Neymar’, Gabigol digadang-gadang akan tumbuh sebagai bintang besar di Eropa. Keputusannya memilih bergabung dengan Inter juga dianggap sebagai pilihan yang tak terlalu buruk-buruk amat.
Harapan publik dan pendukung Inter terhadap Gabigol pun semakin besar manakala Gabigol datang ke Italia, setelah berhasil mengantarkan Brasil U-23 meraih medali emas di pentas Olimpiade Rio 2016 kemarin.
Catatan itu seakan menjadi bukti nyata bahwa performa dan kontribusi Gabigol untuk negaranya benar-benar besar. Ditambah lagi, mantan pemain Santos itu ikut menyumbangkan 2 gol dari 6 penampilan di pesta olahraga terbesar sejagat tersebut.
%203.jpg?w=460&h=259)
Lalu, apa kabar Gabigol saat ini? Meski terlalu dini menilai secara penampilan mengingat musim kompetisi yang masih panjang, namun nada pesimistis sudah muncul terhadap masa depan Gabigol.
Mantan pelatih Gabigol di Santos, Dorival Junior bahkan mengatakan bahwa Gabigol datang ke Italia dalam kondisi yang belum siap, terutama dalam hal mental.
Hal itulah yang kemudian membuat Gabigol baru tampil 1 kali memperkuat Inter hingga pekan ke-12 Serie A Italia sejauh ini, dan itu pun hanya bermain selama 16 menit.
“Saya tidak ikut campur dalam negosiasi yang membawa Gabriel Barbosa ke Italia,” kata pelatih Santos, Dorival Junior kepada Fox Sports.
“Saya hanya mengatakan kepadanya bahwa akan lebih ideal jika ia tetap tinggal di Brasil dulu dan berkembang di Santos sebelum pergi ke luar negeri,” bebernya.
Gabriel Barbosa saat tampil membela Brasil U-23 di Olimpiade Rio 2016.
“Kurang dari setahun yang lalu, ketika negosiasi dimulai, saya kembali mengatakan hal yang sama kepadanya bahwa itu bukanlah saat yang tepat untuk hengkang. Padahal ia masih butuh banyak waktu untuk tampil di pertandingan,” tandasnya.
Tak hanya Dorival, bahkan mantan pelatih Inter, Frank de Boer yang kala itu memberikan kesempatan bermain kepada Gabigol mengatakan bahwa sang pemain belum siap untuk bermain di Serie A.
Padahal selama berseragam Santos medio 2013-2016, Gabigol tampil dalam 82 pertandingan dan sukses mencetak total 24 gol serta mengukir 12 assist.
Kini, nasib pemain yang dihargai sekitar 29,5 juta Euro itu tinggal menunggu waktu. Apakah sang pemain memilih tetap bertahan di Inter menjadi 'patung pajangan' atau mencari klub baru yang lebih menjamin waktu bermainnya secara penuh? Menarik dinanti.