Pelatih yang akrab disapa Djanur ini enggan peristiwa yang terjadi pada putaran pertama lalu terulang. Saat itu para pemainnya terlalu percaya diri dalam menghadapi Kabau Sirah setelah berhasil mempermalukan Persipura Jayapura di kandangnya sendiri.
Buktinya saat dihadapkan dengan Semen Padang, Persib malah tersungkur dengan skor sangat telak 4-0.
Kondisi ini hampir sama setelah di putaran kedua ini Persib kembali berhasil mengalahkan Persipura. Bahkan membuat rekor tak pernah kalah di laga kandang Persib semakin panjang.

Akhir Juni lalu, Semen Padang mengalahkan Persib dengan skor 4-0.
Untuk itu, Djanur berharap para pemainnya tetap bermain seperti biasanya tanpa harus over confidence.
Terlebih saat ini tim besutannya bertindak sebagai tuan rumah yang notabene belum pernah terkalahkan selama penyelenggaraan TSC digulirkan.
"Saya juga sudah sampaikan ke pemain jangan sampai over confidence. Jangan sampai terulang kejadian setelah menang lawan Persipura lalu ke padang kita kalah," tegas Djanur saat ditemui seusai memimpin sesi latihan di Lapangan Progresif Soekarno Hatta Bandung, Kamis (17/11/2016).
"Sekarang pun sama, menang atas Persipura jangan sampai over confidence saat menghadapi Semen Padang. Saya ingatkan jangan sampai terulang," tegas pelatih kelahiran 30 Oktober 1964 itu.

Djanur berharap pemainnya tidak over confidence saat menghadapi Semen Padang.
Hasil pada putaran pertama lalu memang menyakitkan bagi Persib, setelah mencatatkan sejarah baru lewat kemenangan 2-0 di Stadion Mandala, Jayapura pada pekan ke-11.
Namun di laga selanjutnya Persib harus bertekuk lutut dengan skor 0-4 saat menghadapi Semen Padang di kandangnya, yang berakhir dengan kekalahan terburuk yang diderita Persib selama meniti turnamen TSC 2016.