Absennya Irfan Bachdim akibat cedera saat latihan bersama Timnas Indonesia pada Selasa (15/11/16) lalu, membuat pelatih Alfred Riedl diwajibkan untuk mencari nama pemain baru.
Sebelumnya, Riedl menunjuk Ferinando Pahabol dari Persipura Jayapura sebagai pengganti Bachdim, namun akibat larangan dari klub, Pahabol tidak bisa membela Tim Garuda. Hal itu membuat Riedl akhirnya kemudian memanggil, penyerang PSM Makassar, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh.
Keputusan itu sendiri memiliki tanggapan tersendiri dari pelatih Juku Eja, Robert Rene Alberts. Pelatih asal Belanda itu sebenarnya tidak memiliki masalah dengan melepas Muchlis, namun ia lebih merasa heran kenapa Muchlis yang dipilih.

Muchlis Hadi ditunjuk sebagai pengganti Irfan Bachdim di Timnas Indonesia.
"Dia (Muchlis) tidak dalam kondisi 100 persen karena sudah sejak lama tidak tampil penuh dalam pertandingan resmi. Saya kira itu menjadi tugas yang berat dan akan butuh kerja keras bagi pemain yang bersangkutan untuk bisa tampil maksimal di ajang internasional nanti," ujarnya seperti dilansir Antara.
"Mereka (timnas) tidak menghubungi kita, pemain ini juga tidak bermain reguler dan kondisinya tidak pernah main 90 menit. Bagamana jika tidak pernah bermain secara reguler di tim agar bisa bersaing di level internasional," tambah pelatih kelahiran 14 November 1954 itu.
Lebih jauh, pria yang pernah menukangi Timnas Malaysia U-19 itu juga menyayangkan sikap Riedl yang tidak menjalin komunikasi baik dengan pelatih-pelatih klub di Indonesia.

Robert menyebut Muchlis belum siap untuk bermain di level timnas.
"Sepertinya tidak ada jembatan komunikasi antara pelatih timnas dan pelatih klub, karena jika berkomunikasi dengan saya, maka saya akan merekomendasikan pemain yang bagus untuk memperkuat timnas," katanya.
Selain itu, Robert pun menyebut timnas yang sekarang tidak memiliki standard bagus untuk menentukan pemain.
"Soal pemanggilan seorang pemain untuk bergabung ke timnas, seharusnya punya sejumlah kriteria atau persyaratan yang harus ditetapkan terhadap seorang pemain," tutupnya.