3 Eks Man United yang Miliki Kisah dan Kepedulian pada Bayi Prematur

Sabtu, 19 November 2016 14:26 WIB
Editor:
 Copyright:
Phil Neville

Pada 2004 lalu, Manchester United hanya mampu finish di urutan ketiga Liga Inggris. Musim itu juga, salah satu penggawa Manchester United, Phil Neville alami hal yang bisa dibilang sebagai hal terburuk sebagai orang tua. 

Adik kandung dari Gary Neville itu mendapat kenyataan pahit, anak keduanya divonis dokter hanya akan mampu bertahan hidup selama 24 jam sejak kelahirannya. Anak kedua Phil itu lahir prematur di usia 30 minggu. 

Beruntung bagi Phil dan sang anak yang ia beri nama Isabella mampu bertahan hidup lebih dari 24 jam. 

"Ketika aku melihatnya, aku tidak bisa percaya 'benda' kecil ini adalah anakku. Dia berada di ventilator dan seluruh tubuhnya harus dipasang sejumlah kabel agar bisa menunjang hidupnya," kata Phil seperti dilansir Daily Mail. 

Dokter saat itu mengatakan bahwa kemungkinan Isabella tidak akan bisa jalan. Setelah berada di ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU) selama enam minggu lebih, Isabella diizinkan pulang oleh tim dokter. 

Sang istri, Julie begitu trauma dengan kelahiran prematur Isabella. Namun Phil menguatkan Julie dan mereka harus terus berjuang untuk melanjutkan hidup. 

Setelah keluar dari rumah sakit, Isabella selalu menderita sakit. Sampai pada akhirnya di usia 18 bulan sejak kelaharinnya, Isabella didiagnosis menderita Cerebral Ppalsy (cacat yang disebabkan adanya kerusakan otak). 

"Kami hancur, kami tidak bisa berbuat banyak hal dengan putri kamu dan itu sangat menyakitkan," kata Phil. 

Singkat cerita, berkat banyak bantuan dari rumah sakit, Isabella banyak mendapat bantuan medis untuk bisa mengobati penyakitnya tersebut. 

Sadar bahwa masih banyak bayi prematur, Phil bersama sang istri sampai saat ini masih aktif di badan amal untuk bayi prematur. 

"Isabella beruntung bisa mendapat banyak bantuan medis yang bagus namun tidak untuk bayi prematur di luar sana. Satu dari delapan bayi yang lahir di Inggris berstatus bayi prematur," kata Julie Neville. 

90