Tak Ingin Kisah Irfan Bachdim Terulang, Ini Saran Dokter Timnas pada Skuat Garuda

Sabtu, 19 November 2016 17:51 WIB
Editor: Dery Adhitya Putra
© Herry Ibrahim/INDOSPORT
Dua ekspresi unik pemain Timnas senior Indonesia, Irfan Bachdim (kanan) dan Bayu Gatra (kiri) dalam latihan. Copyright: © Herry Ibrahim/INDOSPORT
Dua ekspresi unik pemain Timnas senior Indonesia, Irfan Bachdim (kanan) dan Bayu Gatra (kiri) dalam latihan.

Kurang dari seminggu jelang pembukaan Piala AFF 2016, salah satu pemain andalan Tim Nasional Indonesia, Irfan Bachdim, mengalami nasib buruk. Penyerang berdarah Belanda tersebut harus rela namanya dicoret dari daftar penggawa Timnas akibat mengalami cedera.

Lapangan Sekolah Pelita Harapan, Karawaci, Tangerang, menjadi tempat dimana Bachdim harus mengubur mimpinya untuk membela Timnas Indonesia di Piala AFF tahun ini. Pemain yang saat ini membela klub Jepang, Consadole Sapporo tersebut mengalami patah kaki tulang fibula kiri setelah berduel dengan Hansamu Yama Pranata.

Tidak ingin melihat kejadian serupa terulang pada para penggawa Timnas yang lain, dokter Timnas Indonesia, Syarif Alwi, memberikan beberapa saran.
 


Bachdim mengalami cedera pada latihan pagi Timnas Indonesia Selasa lalu

“Sebenarnya cukup sederhana, seperti makan yang benar. Minum, tidur, atau istirahat yang teratur juga bisa meminimalisir faktor kelelahan dan kemungkinan pemain mengalami cedera,” ujar Syarif kepada media.

Akan tetapi, menurut dokter asal Sulawesi Selatan tersebut, para pemain yang tergabung di Timnas kali ini memiliki kesadaran atau sikap disiplin yang cukup tinggi. Hal itu membuat tim dokter tidak kesulitan dalam mengatur nutrisi yang dibutuhkan.

“Untuk kali ini, anak-anak sangat disiplin dalam menjaga pola makan. Mereka mengkuti saran tim dokter terkait kebutuhan nutrisi dan keseimbangan asupan gizi,” tutup dokter Alwi.

10