Untuk pertama kali dalam 23 tahun, Helsinborg harus bermain di divisi kedua Liga Swedia musim depan. Kenyataan pahit ini harus diterima klub asal Swedia tersebut usai kalah 1-2 dari Halmstadt dalam pertandingan playoff promosi Liga Swedia.
Hal ini membuat para pendukung setia mereka mengamuk usai laga. Mereka turun ke lapangan dan membuat aksi onar.
Sejumlah pendukung fanatik Helsinborg mencoba menyerang putra dari Henrik Larsson usai klubnya dipastikan terdegradasi ke divisi kedua Liga Swedia.Nahas bagi Jordan Larsson yang mencoba menahan aksi para pendukungnya. Jordan menjadi sasaran para pendukung yang kalap.
Scenerna efter att Helsingborg förlora kvalmatchen mot Halmstad, och HIF-fansen hoppa på egna spelaren Jordan Larsson. #Helsingborg #Kval pic.twitter.com/XaNjuWeelW
— Morad (@moradfutbol) 20 November 2016
Putra Henrik Larsson yang pernah membawa Barcelona menjadi juara Liga Champions 2006 ini nyaris ditelanjangi di tengah lapangan. Sejumlah pendukung menghampiri Jordan dan langsung melucuti pakaian yang dikenakan olehnya.
Para pendukung yang mengamuk ini bahkan mengerubungi Jordan yang sebenarnya berupaya menenangkan mereka. Namun, Jordan langsung membela diri dan segera menyingkir dari kerumunan fans kalap tersebut.
Pihak keamanan mencoba melindungi Jordan dari amukan para pendukung Helsinborg. Akan tetapi Jordan justru melarang pihak keamanan untuk bertindak represif terhadap para pendukung setia Helsinborg tersebut.