Madura United segera mengajukan surat pemindahan venue ke Pamekasan, setelah merasakan antusiasme yang tinggi dari masyarakat yang menyesaki tribun Stadion Pamellengan, yang merupakan markas baru MU kala menjamu Persija Jakarta, Minggu (20/11/16).
Pihak MU pun akhirnya merevisi kebijakan terkait penentuan venue pada 2 pertandingan kandang terakhir TSC musim ini. Tim Sapeh Kerrab pun akan segera melayangkan surat pemindahan laga home dari Bangkalan ke Pamekasan, saat menjamu Semen Padang dan Perseru Serui pada tanggal 1 dan 10 Desember mendatang.
Kebijakan itu pun mengubah rencana awal MU yang hanya bertanding di Stadion Pamellengan, Pamekasan kala menjamu Persija saja, dan kembali boyongan ke Stadion Gelora Bangkalan saat menjalani 2 laga home terakhir.
Seperti diketahui, keputusan MU menjamu Persija di Pamekasan bertujuan untuk menandai launching stadion baru bernama Stadion Pamellengan di Pulau Garam itu.

Sebelumnya, launching perdana stadion berkapasitas sekitar 35 ribu penonton itu sudah digunakan pada laga friendly match antara Persepam Pamekasan melawan Persebaya Surabaya, Jumat 18 November lalu.
“Karena kami melihat antusiasme yang besar dari masyarakat di sini (Pamekasan dan sekitarnya) dalam mendukung kami,” tutur Manajer tim Madura United, Haruna Soemitro kepada awak media.
“Segera kami akan mengajukan surat pemindahan terkait hal itu kepada GTS, karena Stadion Pamekasan ini juga sudah dinilai layak menggelar pertandingan TSC,” lanjutnya.
Dalam laga menjamu Persija, antusiasme para pendukung MU memang cukup tinggi dengan catatan kehadiran sekitar 15.169 pasang mata, yang ikut mendongkrak pendapatan tim dari segi penjualan tiket.

Manajer tim Madura United, Haruna Soemitro dan pelatih Gomes de Olivera.
Sedangkan ketika memainkan 13 laga home di Bangkalan, rataan kehadiran penonton selalu di bawah 10 ribu orang. Rekor tertinggi dari kehadiran suporter MU adalah ketika menjamu Persib Bandung, yang menembus lebih dari 13 ribu pasang mata.
“Kebijakan ini juga akan berdampak bagus pada meningkatknya perekonomian bagi masyarakat Pamekasan dan Madura pada umumnya,” beber Haruna.
Kemenangan atas Persija membuat MU kini menempel ketat Arema Cronus yang duduk di puncak klasemen sementara TSC 2016. MU berada di peringkat ke-2 dengan koleksi 55 poin dari 29 laga. Sementara Persija berada di peringkat ke-14 dengan catatan 30 poin dengan jumlah laga yang sama.