Tambahan 1 poin pada laga pekan ke-40 melawan Zweigen Kanazawa di Sapporo Dome, cukup bagi Consadole Sapporo untuk memastikan gelar juara Divisi Dua Jepang atau J2. Consadole keluar sebagai juara setelah memastikan puncak klasemen dengan catatan 85 poin dari 42 laga.
Perolehan poin Consadole, yang merupakan klub dari pemain Indonesia, Irfan Bachdim tersebut, tak mampu dikejar rival mereka, Shimizu S-Pulse yang duduk di peringkat ke-2 klasemen dengan koleksi 84 poin dengan jumlah laga yang sama.
Pencapaian tersebut juga sukses mengantarkan Consadole promosi ke kasta tertinggi Liga Jepang, J-League mulai musim depan, bersama Shimizu.

Bagi Consadole, keberhasilan meraih gelar juara Divisi Dua terbilang sangat impresif. Sebelumnya, Consadole hanya mampu bertengger di papan tengah kompetisi, terutama sejak degradasi dari Divisi Utama atau J1 pada tahun 2012 yang lalu.
Bahkan di awal musim 2016 ini, Consadole menjadi salah satu tim non-unggulan di Divisi Dua dan sama sekali tak diunggulkan meraih tiket promosi.
Irfan Bachdim sendiri juga ikut menyaksikan klubnya bermain di laga terakhir dan saat memastikan gelar juara. Bachdim bahkan ikut berpose dengan rekan-rekan setimnya bersama dengan trofi juara.

Irfan Bachdim saat diperkenalkan sebagai pemain Consadole Sapporo.
Namun sayang, kabar menyebutkan bahwa kontrak Bachdim bersama Consadole tak akan diperpanjang. Spekulasi tersebut bertambah kuat apalagi Consadole dikabarkan sudah mencapai kesepakatan untuk mendatangkan pemain lincah asal Thailand, Chanathip Songkrasin.