Datang sebagai tamu di Stadion Stade Louis II, Tottenham sebenarnya bermain cukup bagus. Meski mendapat serangan bertubi-tubi dari Monaco, The Lilywhites sukses menahan imbang 0-0 tuan rumah di babak pertama.
Namun di babak kedua, saat laga baru berjalan tiga menit, Monaco sukses mencuri keunggulan lewat aksi Djibril Sidibe. Tottenham memang sempat menyamakan kedudukan lewat gol Harry Kane, namun pada menit ke-53, Thomas Lemar kembali membuat Monaco unggul. Pertandingan sendiri berakhir 2-1 untuk kemenangan Monaco.
.jpg?w=460&h=259)
Pochettino kecewa karena para pemainnya membuang banyak kesempatan.
Tiga poin yang direbut Monaco itu sendiri kini membuat wakil Prancis tersebut bertengger di puncak klasemen dengan 11 poin dan dipastikan lolos ke babak 16 besar.
Dalam konferensi pers pasca pertandingan, pelatih Tottenham, Mauricio Pochettino menyebut anak-anak asuhnya banyak melakukan kesalahan, hingga akhirnya gagal merebut poin penuh di kandang Monaco.
"Kami sudah keluar dan kami sekarang punya waktu untuk menilai dan menganalisa. Tentu saja kenyataan ini sangat mengecewakan, tapi itu akibat kami sudah membuang banyak kesempatan," ujarnya seperti dilansir BT Sport.
"Saya pikir kami sudah membuat banyak kesalahan, terutama saat laga kandang di Wembley," sambungnya.
Secara mengejutkan, Pochetino bahkan dengan tegas menyebut bahwa timnya memang tidak layak untuk bisa menembus ke fase gugur.
"Kami memang pantas tidak lolos ke fase berikutnya, karena kami tidak menunjukan kualitas yang memadai," tegas pelatih berusia 44 tahun itu.
Kini, Pochettino pun ingin memfokuskan anak asuhnya agar mampu tampil baik di kompetisi Liga Primer Inggris.

Tottenham kini hanya akan memfokuskan diri di Liga Primer Inggris.
"Kami akan mengambil banyak pelajaran dari kekalahan, Anda belajar dari itu dan mencoba memperbaikinya setiap hari. Kini kami akan memfokuskan diri di Liga Primer agar memiliki jarak yang tidak jauh dengan tim-tim di atas kami," tutupnya.
Harapan Tottenham untuk lolos ke babak 16 besar sebenarnya masih belum pupus. Pasalnya, mereka masih berselisih tiga poin dengan Bayer Leverkusen di tempat kedua, dan fase penyisihan grup masih menyisakan satu laga lagi.