Stadion Wembley Dianggap Bawa 'Sial', Tottenham Ingin Pulang Kandang

Kamis, 24 November 2016 17:29 WIB
Editor: Ramadhan
 Copyright:

Tottenham Hotspur akan memutuskan untuk berhenti menggunakan Stadion Wembley sebagai markas mereka saat menjalani pertandingan di pentas Eropa. Tim asuhan Mauricio Pochettino selalu menuai hasil buruk setiap kali berlaga di Wembley.

Kabar bakal hengkangnya Tottenham dari Wembley muncul setelah The Lilywhites kalah dari AS Monaco dengan skor 2-1 sekaligus tersingkir dari Liga Champions musim 2016/17. Para pemain Tottenham kabarnya mengeluh usai menelan kekalahan saat bermain di Wembley.

Akibatnya, pihak Tottenham ingin kembali ke markas mereka, White Hart Lane jika nanti resmi turun kasta ke Liga Europa.

Klub asal London utara tersebut masih membutuhkan poin pada laga terakhir fase Grup E Liga Champions melawan CSKA Moskow. Tambahan poin nantinya akan memastikan Tottenham mengamankan satu tempat di Liga Europa.

Stadion Wembley, Inggris.

Lalu, jika lolos ke Liga Europa, pihak Tottenham akan meminta kepada Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) untuk kembali ke White Hart Lane.

Tottenham sendiri seharusnya tetap bermarkas di Wembley hingga musim kompetisi 2017/18 selesai di semua kompetisi. Hal itu karena White Hart Lane saat ini tengah direnovasi dan akan dilakukan penambahan kursi dari 36.284 kursi menjadi 61.000 kursi.

Terkait rencana Tottenham kembali ke markas mereka di White Hart Lane, gelandang Tottenham, Moussa Sissoko ikut berkomentar. Sissoko berharap timnya bisa segera pindah ke markas asli mereka.


Para pemain Tottenham Hotpsur tertunduk lesu usai dipastikan tersingkir dari Liga Champions musim 2016/17.

“Saya pikir akan lebih baik jika kami bermain di kandang sendiri, maksud saya di White Hart Lane,” kata Moussa Sissoko.

“Pulang ke kandang sendiri akan membuat kami menjadi lebih mudah. Kami mengenali stadion tersebut dan hal itu tentu akan lebih baik bagi kami,” jelasnya.