Torabika Soccer Championship 2016

Sering Kalah di Laga Away, Semen Padang Kritik Kinerja Wasit

Jumat, 2 Desember 2016 23:58 WIB
Editor: Ramadhan
 Copyright:

Kekalahan dari Madura United kemarin, begitu terasa menyakitkan bagi para penggawa Semen Padang. Perjuangan keras hingga mampu unggul lebih dulu di menit ke-53 lewat gol Vendry Mofu, nyatanya Semen Padang tetap saja kalah dengan 2 gol balasan MU di 10 menit akhir.

Kekalahan 1-2 itu pun semakin meyakinkan publik jika tim Kabau Sirah memang lekat dengan tim jago kandang. Sepanjang 16 laga away TSC musim ini, tim asuhan Nilmaizar tak mampu meraih 3 poin dengan mencatat 5 kali imbang dan 11 kali kalah.

Buruknya rekor di setiap pertandingan away pun disebut Riko Simanjuntak disebabkan oleh kepemimpinan wasit yang kerap merugikan timnya.

Riko Simanjuntak pun menyebut kepemimpinan wasit yang kurang fair, justru bisa berdampak pada lemahnya mental para pemain meski sedang unggul, hingga akhirnya bisa berujung pada kekalahan.

Riko Simanjuntak saat menjalani sesi latihan bersama skuat Semen Padang.

“Kalau terus seperti itu wasitnya, tentu sulit untuk menang,” kata winger lincah Semen Padang itu.

Riko pun secara khusus menyoroti kepemimpinan wasit Musthofa Umarella yang dinilai kurang fair, dengan banyak memihak Madura United dalam beberapa keputusannya.

“Saat kita menyerang, kena off-side. Waktu mereka melanggar kita, wasit membiarkan. Tapi kalau kita pelanggaran sedikit saja, dia semprit peluitnya,” imbuhnya dengan nada kesal.

Kesempatan memecah kebuntuan di laga away memang masih ada satu lagi bagi Semen Padang. Usai lawatan ke Madura, Hengki Ardiles dkk sudah ditunggu Bhayangkara FC dalam laga pekan ke-32 TSC 2016 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Selasa 06 Desember nanti.


Pelatih Semen Padang, Nilmaizar.

“Sulit kalau membicarakan wasit di setiap pertandingan. Tapi, kenyataannya sudah seperti itu,” kata pelatih Semen Padang, Nilmaizar menuturkan.

“Seharusnya kita hampir saja menang. Tapi ya sudah lah. Kita fokus pada tim sendiri,” tuntasnya.