Bermain di Estadio Da Luz, membuat Benfica terlihat cukup nyaman. Akan tetapi laga ini harus diselesaikan oleh kedua tim dengan kemenangan.
Pasalnya, 3 tim dari Grup B ini masih sama-sama berpeluang untuk bisa lolos ke fase gugur. Hal ini membuat jalannya pertandingan sudah berlangsung menarik sejak awal.
Namun, kedua tim masih sulit berkesempatan membongkar pertahanan lawan. Babak pertama pun usai dengan skor sama kuat tanpa gol.
Memasuki babak kedua, baik Benfica maupun Napoli mulai meningkatkan tempo serangan. Laga pun menjadi semakin menarik.
Gol yang ditunggu akhirnya datang pada menit ke-60. Namun bukan untuk tuan rumah tapi untuk tim tamu.
Jose Callejon sukses lolos dari perangkap offside untuk bisa membobol gawang Benfica. Keunggulan ini membuat para pemain tuan rumah sedikit terguncang.
Saat Benfica mencoba menyamakan kedudukan, Napoli justru menambah keunggulan di menit ke-79. Kali ini Dries Mertens yang sukses menciptakan gol.
Tuan rumah pun berhasil memperkecil kedudukan pada menit ke-87. Raul Jimenez sempat membuka harapan bagi kubu tuan rumah.
Namun, hingga akhir laga Napoli berhasil mempertahankan keunggulan. Benfica pun harus rela tergusur dari posisi pemuncak klasemen Grup B.
Beruntung, Benfica masih bisa lolos ke babak 16 besar Liga Champions, meski takluk dari Napoli. Pasalnya, Besiktas secara mengejutkan gagal meraih kemenganan dari Dinamo Kiev dalam pertandingan lain.