Kurnia Meiga Akhirnya Curhat Soal Banyaknya Kritikan dan Cibiran

Jumat, 9 Desember 2016 12:27 WIB
Editor: Irfan Fikri
 Copyright:

Gawang Kurnia Meiga kebobolan 10 gol dari total 5 laga yang ia lakoni di ajang bergengsi dua tahunan ini. Namun kiper Arema Cronus ini tetap menjadi pilihan utama pelatih Alfred Riedl menjaga gawang Indonesia ketimbang dua kiper lainnya Andritany Ardhyasa dan Teja Paku Alam.  

Kurnia Meiga sebelum dipanggil Skuat Garuda baru saja pulih dari cederanya. Kiper berusia 26 tahun tersebut mengakui kalau dirinya sempat mengalami masa sulit pasca cedera.

“Kemenangan membutuhkan kerja keras dan mental yang tak pernah luntur. Jika ada yang bertanya apakah di AFF Suzuki Cup 2016 ini saya (pribadi) pernah mengalami masa-masa yang sulit? Ya! Sempat terjadi,” tulis Kurnia Meiga dalam akun Instagram miliknya.


“Saya tidak bisa menutupi bahwa saya sempat merasa kesulitan untuk recovery mental juara, alasannya kondisi saya yang baru pulih dari cedera,” tegas ia.

Namun, lanjut Meiga, soal cedera bukanlah alasan baginya untuk segera tampil maksimal di laga puncak nanti yang akan berlangsung pada 14 Desember 2016 dan 17 Desember 2016.

Pengalaman internasional menjadi pertimbangan penting pelatih Riedl lebih memilih Kurnia Meiga. Terlebih, ada sejumlah penyelamatan krusial yang dilakukan Meiga dari sejumlah laga yang telah dilakoni, hingga akhirnya Indonesia pantas tembus final.

“Akhirnya saya berhasil menemukan diri saya kembali, yaitu dengan mengapresiasi setiap kritikan dan cibiran sebagai motivasi yang utuh, tidak separuh atau setengah-setengah,” tulisnya.

1.5K