Bournemouth menyatakan tidak akan lagi menggunakan Vitality Stadium sebagai markas mereka dalam beberapa musim ke depan. Manajemen Bournemouth memutuskan untuk membangun stadion baru sebagai markas permanen mereka.
Sejak tahun 1910, The Cherries, julukan Bournemouth, meminjam Vitality Stadium sebagai kandang mereka. Saat ini pemilik asli stadion kebanggaan warga Bournemouth tersebut adalah Structadene, sebuah perusahaan properti swasta.
Namun, Neil Blake, pemilik Bournemoth bertekad untuk membangun stadion baru dan tak lagi menyewa. Blake menyatakan bahwa sudah saatnya mereka memiliki stadion sendiri tanpa harus dibebani tanggung jawab uang sewa setiap tahun.
Manajemen Bournemouth berencana membangun stadion baru untuk menggantikan Vitality Stadium."Kami tidak lagi memiliki pilihan selain mencari lokasi baru sebagai markas," ujar Blake seperti dilansir dari BBC.
Blake juga menegaskan bahwa saat ini pihaknya tengah berkonsultasi dengan Dewan Kota Bournemouth Borough terkait lokasi pembangunan stadion.
Sebelumnya Dewan Kota tidak menyetujui pembangunan stadion yang lebih besar dari Kings Park, sebuah pusat kota Bournemoth. Namun, kini Dewan Kota tengah mempetimbangkan lahan lain untuk pembangunan markas baru The Cherries.
Manajemen sendiri mempertimbangkan untuk hanya menambah 3 ribu kursi dari 11.450 kursi yang saat ini dimiliki Vitality Stadium. Stadion baru ini nanti rencananya sudah akan selesai sebelum musim kompetisi 2020-2021 mendatang.